“Dimana pun kita tinggal, kedesa lah kita akan kembali”

Teringat dengan ucapan dari Ustad Pujiantoro “Dimana pun kita tinggal, kedesa lah kita akan kembali”, saat mengisi pengajian di Kegiatan Buka Bersama dan Jelajah Desa Wisata PT Syncore Indonesia di Kampoeng Mataraman, salah satu Desa Wisata di Dusun Pelemsewu, Panggungharjo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kampoeng Mataraman ini merupakan Desa Wisata yang mengusung tema Tempat Wisata dengan berbasis Edukasi. Kegiatan jelajah desa sore kemarin mengingatkan saya kepada masa kecil, bahagianya main sepeda, main disungai atau menanam padi disawah, serta memainkan beberapa permainan tradisional.

Sesuai dengan namanya “Kampoeng Mataraman” di Desa Wisata ini saya disuguhi beberapa makanan dan minuman tradisional yang terkenal di Zaman Mataram seperti Lodeh Kluweh, Oseng Genjer, Tempe Garit, Apem, Coro Bikang, dan tidak lupa dengan Es Dawetnya. Cara penyajiannya pun dengan menggunakan alat masak tradisional, yaitu kendil, daun pisang, sendok kayu. Sangat berkesan..

Tidak hanya makanan dan cara penyajiannya saja yang “ala” tradisional, para pengelola Desa Wisata Kampoeng Mataraman juga menggunakan pakaian tradisional yang digunakan pada Zaman Mataram Kuno. Dengan menggunakan Lurik, Blangkon dan Jarik dan dengan diiringi lagu-lagu jawa menambah kesyahduan, dan rasanya wajib untuk kembali ke Desa Wisata ini.

“Dimana pun kita tinggal, kedesa lah kita akan kembali” dapat kita buktikan di Desa Wisata Kampoeng Mataraman.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *