10 Kegagalan Dalam Pemasaran

Pemasaran merupakan sebuah titik penting dalam keberhasilan sebuah usaha, tidak terkecuali BUMDES. Berikut beberapa kegagalan dalam pemasaran yang mungkin akan dialami Bumdes yang perlu dihindari.

1. Tidak memahami kebutuhan konsumen

Desain produk yang luar biasa akan menjadi sia-sia jika tidak dibuat berdasarkan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Melakukan analisis kebutuhan konsumen sangat disarankan jika ingin mengurangi resiko  kegagalan usaha.

2. Perencanaan pemasaran yang buruk

Strategi pemsaran sebaiknya dipikirkan sejak awal dan direncanakan, karena tujuan utama dari sebuah prosesproduksi adalah memasarkan kepada pembeli.

3. Keahlian brand building

Tidak hanya membeli sebuah barang, tetapi konsumen akan lebih percaya dan terikat jika produk yang kita miliki memiliki brand yang melekat di pikiran mereka. Contohnya, ada banyak orang yang hanya mau membeli air mineral merk “A”, karena beranggapan brand tersebut kualitasnya sudah terjamin.

4. Tidak memahami target konsumen

Perlu diperhatikan siapa yang menjadi target konsumen kita. Jika target konsumen kita berasal dari kalangan menengah, tentu memberikan harga yang semakin rendah adalah pilihan yeng tepat, namun tidak jika target pasar kita adalah konsumen yang lebih mementingkan kualitas daripada harga.

5. Kurangnya pengetahuan terhadap produk yang dijual

Tidak dapat dipungkiri, banyak marketer yang tidak begitu paham tentang apa yang dia coba untuk pasarkan. Padahal pengetahuan ini sangat perlu untuk dapat memposisikan diri dalam memperkirakan perilaku pembelian konsumen.

6. Komunikasi perusahaan lemah

Komunikasi adalah kunci utama dari pemasaran, informasi mengenai keunggulan produk harus dipastikan tersampaikan kepada calon pembeli.

7. Tidak memantau pesaing

Kita perlu menganalisis pesaing, karena pasar sangat dinamis, seringkali pemimpin pasar yang merasa telah jauh meninggalkan pesaingnya menjadi tidak peka terhadap hal ini, dan menjadi celah untuk kemunduran perusahaan tersebut.

8. Salah mengelola hubungan dengan stakeholders

pemangku kepentingan (stakeholders) adalah bagian penting dalam rantai produksi, seringkali masalaha dengan stakeholder menjadikan pemasaran menjadi tidak efektif.

9. Tidak digerakan oleh manajamen dengan baik

Manajemen pengelolaan yang baik adalah kunci dalam yang mendirikan perusahaan yang mampu bertahan dalam kesuskesan jangka panajang.

10. Tidak mampu menemukan peluang baru (kreatif)

Inovasi adalah sesuatu yang sangat penting, baik itu untuk mempertahankan konsumen agar tidak bosan, menjadi pembeda/keunikan, maupun bertahan dari serangan pesaing.

Baca juga: Strategi Marketing Mix Untuk Bumdes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *