Strategi Bertahap untuk Usaha BUMDes

BUMDes adalah Badan Usaha Milik Desa. Secara sederhana untuk memahami BUMDES, kalau di pusat ada BUMN, di daerah ada BUMD, dan di desa ada BUMDES. BUMDES adalah badan usaha, dengan tujuan mencari keuntungan yang nantinya digunakan sebesar-besarnya untuk kemanfaatan desa dan masyarakat.

Seperti halnya bentuk-bentuk usaha lainnya, BUMDes pun tidak dapat serta merta menjadi sebuah usaha yang besar, dan menghasilkan omset miliaran. Ada beberapa tahap yang sebaiknya diikuti untuk membangun pondasi yang kuat bagi BUMDes. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari BUMDes mangkrak atau jalan ditempat.

Pasal 25 Permendesa No. 4 tahun 2015 menyatakan bahwa strategi pengelolaan BUMDes bersifat bertahap dengan mempertimbangkanperkembangan dari inovasi.

Strategi pengelolaan BUMDesa bersifat bertahap dengan mempertimbangkanperkembangan dari inovasi ini meliputi:
a. Sosialisasi dan pembelajaran tentang BUM Desa;

b. Pelaksanaan Musyawarah Desa dengan pokok bahasan tentang BUM Desa;

c. Pendirian BUM Desa yang menjalankan bisnis sosial (social business) dan bisnis penyewaan (renting).

Dalam Hal ini BUMDes disarankan untuk terlebih dahulu mengembangkan bisnis sosial dan penyewaan sebelum jenis bisnis lainnya. Kedua bisnis ini memiliki kemungkinan rugi yang kecil sehingga baik sebagai usaha awal BUMDes.

d. Analisis kelayakan usaha BUM Desa

Yang telah berorientasi pada usaha perantara (brokering), usaha bersama (holding), bisnis sosial (social business), bisnis keuangan (financial business) dan perdagangan (trading), bisnis penyewaan (renting) mencakup aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen dan sumberdaya manusia, aspek keuangan, aspek sosial budaya, ekonomi, politik, lingkungan usaha dan lingkungan hidup, aspek badan hukum, dan aspek perencanaan usaha

e. Pengembangan kerjasama kemitraan strategis

Contohnya adalah dengan membentuk kerjasama BUM Desa antar Desa atau kerjasama dengan pihak swasta, organisasi sosial-ekonomi kemasyarakatan, dan/atau lembaga donor;

f. Diversifikasi Usaha

Merupakan tahap selanjutnya dimana BUMDes mencoba untuk melebarkan usahanya pada berbagai sektor, seperti BUMDes dapat berorientasi pada bisnis keuangan (financial business) dan usaha bersama (holding).

Seperti halnya badan usaha lainnya, BUMDes juga harus melewati tahap-tahap tertentu sebelum mencapat titik yang tidak hanya membawa benefit tetapi juga profit. Oleh karena itu, BUMDes sebaiknya dikembangkan secara bertahap bertahap dengan mempertimbangka nperkembangan dari inovasi masing-masing desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *