BUMGampong Makmu Sejahtra Prioritaskan Kesejahteraan Petani

Ada banyak sekali jenis usaha yang dapat dikelola oleh BUMDes. BUMDes dapat menjalankan banyak jenis usaha, mulai dari bisnis persewaan, produksi barang, hingga menjadi kontraktor. BUMDes memang diberi kebebasan untuk memilih jenis usaha, namun perlu diperhatikan pula juga kebermanfaatan BUMDes kepada masyarakat desa setempat. Oleh karena itu, menyesuaikan jenis usaha dengan kondisi desa adalah sebuah keharusan.

Hal tersebut yang juga dilakukan oleh BUMGampong “MAKMU SEJAHTRA”, asal Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara. BUMGampong ini memutuskan untuk menjalankan usaha yang dapat membantu perekenomian secara langsung, yaitu unit Sarana Produksi Pertanian dan Pembiayaan Petani Sawah. Jenis usaha ini dipilih karena 95% warga Gampong Meunasah Rayeuk adalah petani.

Berdasarkan hasil wawancara Bumdes.id dengan Komisaris BUMGampong “MAKMU SEJAHTRA” yang juga merupakan Kepala Gampong Meunasah Rayeuk, Tgk Munirwan S. Hi., jenis usaha ini dipilih sebagai prioritas karena merupakan jenis usaha yang secara langsung membawa dampak bagi masyarakat.

Awal pendirian BUMGampong ini tidak sepenuhnya berjalan mulus, Tgk Munirwan mengatakan bahwa saat awal pendirian keterbatasan anggaran dan penolakan warga menjadi kendala yang cukup menghambat. Keyakinan kuat dan keseriusan dalam menjalankan visi dan misi seluruh pengurus, akhirnya segala rintangan dapat dilewati.

BUMGampong yang baru berdiri 20 Oktober 2017 ini, saat ini telah memiliki 10 pengurus yang terdiri atas tiga orang pengawas, satu orang komisaris, direktur, sekretaris, bendahara, ketua unit Sarana Produksi Pertanian, ketua unit Waserda, ketua unit Jasa Penyewaan.

Hebatnya lagi, BUMGampong ini saat ini telah berhasil merangkul 70% dari petani desa setempat untuk menggunakan jasa mereka, dengan luas lahan yang dikelola hingga 50 hektar. Tidak hanya itu, jasa yang mereka tawarkan juga berhasil menjangkau petani-petani dari desa lain disekitar. Hal ini terlihat dari jumlah petani dari luar desa yang menjadi binaan dengan luas lahan 30 hektar.

BUMGampong “MAKMU SEJAHTRA” membantu petani dalam membantu pembiayaan dan penyediaan berbagai kebutuhan pertanian, yang selama ini menjadi dua hal yang menghambat berkembangnya kesejahteraan petani. BUMGampong “MAKMU SEJAHTRA” menyediakan bibit padi unggul, berbagai jenis pupuk dan obat obatan yang dapat dijangkau dengan mudah oleh petani setempat.

Selain itu, BUMG ini juga menyediakan jasa pembiayaan dimana membantu petani secara finansial dalam proses pengolahan lahan hingga nantinya panen. Cara kerja jasa pembiayaan ini adalah dengan kami jadikan petani sebagai anggota BUMGampong MAKMU SEJAHTRA, anggota kemudian wajib menandatangani surat perjanjian di atas materai, yang merupakan perjanjian pembayaran kembali pada waktu panen padi nanti dengan maksimal waktu 5 bulan. Dari jasa pembiayaan ini, BUMG menargetkan untuk mendapat 10% keuntungan.

Pada akhir wawancara, Tgk Munirwanmenyampaikan harapannya akan adanya peran lebih lagi  dari pemerintah dalam menyukseskan BUMGampong MAKMU SEJAHTRA. Beliau juga menapresiasi masyarakat yang sangat antusias dan mendukung secara penuh jalannya usaha BUMGampong MAKMU SEJAHTRA.

Hal ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa yang saat ini masih terkendala karena merasa kurang mendapat dukungan masyarakat. Kunci keberhasilan dari usaha yang dijalankan BUMGampong MAKMU SEJAHTRA adalah keberadaan BUMDes dapat menjawab masalah yang selama ini dirasakan masyarakt. Jika BUMDes dapat memberikan solusi atas masalah dan dapat memberikan langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan desa, tentunya tidak ada warga yang akan menolak.

Salam BUMDes!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *