BUMDes Desa Pagerwangi Resmi Membuka Obyek Wisata Desa Bukit Rangkok

Obyek Wisata Desa Bukit Rangkok
Obyek Wisata Desa Bukit Rangkok
Obyek Wisata Desa Bukit Rangkok

Apakah Anda seorang yang memiliki jiwa petualang? Menyukai wisata ekstrem? Menyukai tantangan? Jika demikian, ada kabar baik untuk Anda. Pada 24 Juni 2019 Bupati Tegal Umi Azizah telah meresmikan satu destinasi wisata desa di Kabupaten Tegal yaitu Obyek wisata Bukit Rangkok. Mari kita lihat apa dan bagaimana obyek wisata desa ini.

Desa Wisata Bukit Rangkok, secara administratif masuk dalam Desa Pagerwangi, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Di Desa ini, memiliki potensi wisata alam dan juga memiliki potensi sumber daya alam berupa daerah resapan air. Bentang alam yang dimiliki sebagai bagian dari penyedia pasokan air, menjadi penting untuk terus dijaga dan dilestarikan, agar ketersediaan air bagi warga desa di wilayah tersebut tetap tersedia dan berkelanjutan.

Karenanya, kemudian muncul gagasan dari Badan Usaha Milik Desa untuk memanfaatkan potensi Bukit Rangkok sebagai destinasi wisata alam. Keberadaan obyek Desa Wisata Bukit Rangkok, adalah sebagai upaya dalam menjaga bentang alam dan langkah nyata untuk melestarikan kawasan resapan air.

Jika Anda berkesempatan mengunjungi Desa Wisata ini, Anda akan mendapatkan berbagai pengalaman menarik. Misalnya Anda dapat menikmati pemandangan alam perdesaan dan menikmati saat matahari tenggelam di ketinggian.

Lebih lagi, bagi Anda yang menyukai tantangan atau wisata ekstrem, Anda  bisa memacu adrenalin dengan memanjat batuan dengan teknik via ferrata. Via Ferrata adalah satu teknik dalam menaiki tebing dengan media tangga besi yang ditanam di dinding tebing. Tenang saja, dalam kegiatan ini sudah dilengkapi dengan peralatan pendakian berstandar internasional untuk menjaga keselamatan dan ada pendamping dari local guide yang sudah terlatih.

Selain aktivitas memanjat tebing dengan teknik via ferrata, Anda juga dapat mencoba menelusuri sky bridge yang menghubungkan gugusan batuan satu dengan gugusan batuan yang lain. Di Obyek Wisata ini terdapat  dua tipe Sky Bridge. Yang pertama adalah single sling wire rope, tipe pertama ini adalah tipe yang sangat menantang, dan tipe yang kedua adalah jembatan balok, untuk tipe yang kedua ini sudah umum di berbagai tempat wisata alam.

Ke depannya, melalui pengelolaan yang sinergi antara Badan Usaha Milik Desa dan warga sekitar, obyek wisata ini akan terus dikembangkan. Keberadaan obyek wisata ini, diharapkan memupuk semangat kebersamaan, gotong-royong antar berbagai elemen desa. Hal ini menjadi penting, sebab dalam pengelolaan unit usaha BUMDes, terutama pariwisata atau desa wisata yang menjadi modal utama adalah modal sosial.

Melihat apa yang dilakukan BUMDes Pagerwangi beserta warga desa dalam upaya melestarikan alam dan menjaga sumber daya air yang ada dengan menjadikan obyek wisata sehingga memberikan nilai dan manfaat secara sosial-ekonomi, merupakan hal yang patut kita contoh. Semoga inovasi dalam menggali potensi desa terus tumbuh. Salam.  [ Aryanto Bumdes.ID ]

1 Komentar

  1. Pak, jika saya mau mengetahui lebih lanjut tentang bumdes didesa ini bagaimana ya pak?
    Sya ingin mengambil skripsi tentang objek ini
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *