Pentingnya Strategi Digital Marketing Bagi BUMDes

Bumdes.id Sahabat BUMDes tentu sudah tidak asing dengan istilah digital marketing? Istilah yang beberapa tahun belakangan ini banyak bermunculan, lantas apa sebenarnya digital marketing? Apa bedanya dengan marketing pada umumnya? Marketing yang sudah lebih dahulu kita kenali dan gunakan sehari-hari istilahnya? Apa manfaat marketing dan digital marekting bagi kita sebagai pelaku usaha BUMDes?

Dalam artikel kali ini, kami dari tim Sekolah Bumdes telah melakukan kajian tentang marketing dan digital marketing bagi BUMDes, kajian yang kami lakukan berdasarkan riset atau studi lapangan dari berbagai BUMDes yang telah menerapkan cara-cara pemasaran dengan teknik digital marketing, BUMDes yang merupakan mitra kerja BUMDes.id dan Sekolah Bumdes.

Mari kita mulai, pertama kita harus memahami apa itu marketing? Secara umum pengertian dari marketing adalah suatu rangkaian kegiatan atau aktivitas yang bertujuan untuk memasarkan suatu produk, baik berupa barang atau jasa, dengan berbagai cara agar produk tersebut dikenal, disukai dan digunakan oleh masyarakat luas dalam hal ini target pasar.

Selain pengertian di atas, marketing dapat juga diartikan sebagai perpaduan berbagai aktivitas yang saling terkait dengan tujuan utama untuk mengetahui kebutuhan konsumen atau pasar. Data dan informasi tersebut akan memudahkan perusahaan untuk menciptakan atau mengembangkan suatu produk, menentukan harga, pelayanan, dan cara promosi agar kebutuhan pasar tersebut dapat terpenuhi dan perusahaan mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, perusahaan yang dimaksud adalah unit usaha BUMDes dengan berbagai kegiatan usaha yang dijalankan oleh masing-masing unit usaha BUMDes.

Maka dapat dikatakan bawa pengertian marketing adalah suatu penghubung antara produsen dengan konsumen pada suatu pasar. Maka ini berarti bahwa, kegiatan marketing tidak hanya terbatas pada pemasaran saja, namun juga termasuk semua strategi yang bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen. Dari mulai proses perencanaan produksi sampai distribusi dan paska pemakaian oleh konsumen.

Dalam dunia bisnis setiap perusahaan akan mengandalkan tim marketing dalam upaya menghasilkan penjualan dan pendapatan bagi perusahaan tersebut. Begitu juga berlaku pada unit usaha yang dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), mengapa? Karena pada dasarnya BUMDes memiliki cara kerja yang sama dengan perusahaan pada umumnya, sehingga menjadi penting ketika BUMDes memiliki tim pemasaran atau tim marketing yang unggul sehingga produk atau jasa yang dihasilkan oleh unit usaha BUMDes dapat dikenal dan laku di pasaran.

Oleh karena itu maka proses marketing menjadi sesuatu yang sangat krusial bagi semua bisnis, baik itu yang bersifat personal bisnis atau unit usaha bersama, dan badan usaha milik desa (BUMDes). Maka sesuai dengan pengertian marketing di atas, kita dapat memiliki gambaran apa saja sebenarnya fungsi dari marketing? Dalam hal ini utamanya adalah marketing bagi badan usaha milik desa (BUMDes)

Fungsi penting dari marketing BUMDes.

1. Marketing BUMDes memiliki Fungsi Pertukaran

Ketika kita membuat sebuah badan usaha milik desa (BUMDes) kemudian menjalankan unit usaha maka pada dasarnya memiliki tujuan melakukan penjualan baik itu berupa produk atau jasa, maka menjadi penting agar produk atau jasa tersebut dapat dijangkau atau diakses oleh masyarakat luas atau target pasar yang ada.

Maka, melalui kegiatan marketing, barang atau jasa yang diproduksi oleh unit usaha BUMDes akan dapat dikenal dan diminati masayrakat luas selaku target pasar. Dalam hal ini markeing BUMDes menjalankan fungsi pertukaran yaitu ketika terjadi pembelian produk atau jasa yang dilakukan konsumen dengan menukar uangnya dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh unit usaha BUMDes.

2. Marketing BUMDes memiliki Fungsi Distribusi Fisik

Sebuah produk atau jasa yang dijalankan oleh unit usaha BUMDes memerlukan adanya distribusi sehingga pasar dalam hal ini masyarakat dapat memiliki atau mendapatkan barang dan jasa tersebut. Karenanya diperlukan adanya kegiatan distribusi fisik.

Sebagai contoh, sebuah unit usaha BUMDes memproduksi kerajinan tangan, agar produk kerajinan tangan BUMDes tersebut dapat sampai di tangan konsumen maka diperlukan kegiatan distribusi, yaitu melalui berbagai proses, mulai dari pengambilan, klasifikasi, penyimpanan, packing, hingga pengiriman ke lokasi terdekat dengan konsumen.

Pekerjaan dari distribusi ini dijalankan oleh tim marketing BUMDes, selain untuk memastikan barang sampai juga untuk menjalin relasi yang lebih luas, sembari melihat lebih dalam potensi pasar di area pengiriman.

3. Marketing BUMDes memiliki Fungsi Perantara

Selain menjalankan fungsi pertukaran dan distribusi, marketing BUMDes juga menjalankan fungsi perantara. Sehingga tim marketing BUMDes bertindak sebagai perantara antara produsen dalam hal ini unit usaha BUMDes dengan pasar dalam hal ini konsumen, pihak yang memiliki kepentingan usaha dan investor.

Dalam menjalankan fungsi ini, tim marketing akan menjalankan dengan berbagai cara, misalnya melalui pencarian informasi, pembiayaan, klasifikasi produk, dan lain-lain. Maka, di sini tim marketing tidak sekedar memasarkan produk atau jasa semata, namun juga menawarkan kerja sama yang lebih besar dengan pihak ketiga, atau ketika memerlukan tambahan permodalan, maka fungsi perantara informasi kebutuhan dana unit usaha dan calon investor dapat dijalankan oleh tim marketing BUMDes.

Tiga fungsi di atas adalah gambaran besar dari fungsi marketing BUMDes, yang pada dasarnya fungsinya adalah sebagai penyambung tersampaikannya unit usaha kepada pihak luar baik itu pasar atau calon investor dan pihak lain. Nah, kita sudah membahas tentang apa itu marketing BUMDes, selanjutnya mari kita pahami apa itu digital marketing BUMDes?

Apa itu digital marketing?

Istilah digital marketing sudah begitu familiar beberapa tahun belakangan ini, istilah digital marketing telah dikenali secara luas oleh publik, dan menjadi satu model pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman yaitu perkembangan teknologi dan informasi. Dapat dikatakan lahirnya digital marketing tidak lain karena keberadaan dunia digital dalam hal ini perkembangan internet.

Hari ini, masyarakat tidak lagi harus membeli produk atau jasa secara langsung, akan tetapi dapat melakukan aktivitas belanja hanya melalui genggaman tangan yaitu dengan berbelanja secara online. Model yang berbeda, zaman yang berkembang, perubahan cara belanja ini, semua sejalan dengan perubahan yang terjadi. Kita dapat melihat tumbuh kembang dari berbagai market place, situs belanja oline, baik itu bersifat kelompok, milik perusahaan, atau pribadi. Tidak hanya melalui web, kita juga dapat melihat tumbuh kembang dunia belanja secara digital ini bahkan merambah di media sosial, yang juga pada akhirnya pemilik platform media sosial pun berinovasi menghadirkan pengalaman berbelanja dengan membuat model market place yang melekat di media sosial, seperti Market Place ala Facebook dan Instagram.

Perkembangan dunia digital yang begitu pesat dan merambah sektor bisnis ini, menjadikan perusahaan saling berlomba-lomba mencari kandidat pekerja digital marketer untuk mendukung bisnisnya. Karenanya, tidak heran jika saat ini digital marketer menjadi satu profesi tersendiri. Selain juga tumbuh sumbur jasa digital marketing juga yang dijalankan oleh agensi-agensi independen.

Nah, bagaimana dengan BUMDes? Tentu saja, BUMDes harus mengambil bagian dari perkembangan dunia digital ini, mengingat BUMDes juga menjalankan usaha yang memerlukan pasar sebagai pembeli  atau target market. Sehingga perkembangan yang ada perlu diikuti, cara-cara pemasaran digital harus dikuasai, sebab dunia sedang bergegas menuju era digital.

BUMDes harus sadar digital marketing! Kenapa? Karena di era serba digital ini, pemasaran lewat media digital memang sangat penting, dan pasar sudah berangsur beralih ke media digital. Seseorang akan mencari suatu produk hanya mengeklik melalui halaman pencari di Google, atau ketika seseorang ingin mencari kunjungan wisata desa, maka dia pun akan mencari di Google atau media sosial. Bayangkan jika di Desa Anda memiliki wisata yang luar bisa, dikelola dengan baik oleh BUMDes namun selalu terlewati oleh kunjungan wisatawan karena tidak diketahui ketika mereka mencari informasi di ranah digital? Akan sangat disayangkan tentunya.

Mari kita perdalam lagi apa itu digital marketing?

Dari tadi kita sudah membahas tentang marketing dan digital marketing, lantas apa sebenarnya digital marketing itu? Digital marketing dapat diartikan sebagai proses pemasaran produk maupun jasa yang dilakukan dengan media digital. Tujuan utama dari pemasaran ini adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya target pasar secara efisien, jauh lebih personal dan relevan.

Dalam menjalankan marketing digital ini akan menjalankan beberapa faktor di dalamnya yaitu faktor psikologis, humanis, antropologi, dan teknologi yang akan menjadi media baru dengan kapasitas besar, interaktif, dan multimedia. Yang mana pada model era baru ini, akan ditekankan model interaksi berupa interaksi antara produsen, perantara pasar, dan konsumen. Karenanya dalam model marketing digital konsumen, pemasar dan produsen akan saling berinteraksi secara pribadi dan mencangkup atau dapat dilihat oleh audiens luas.

Dapat dikatakan bahwa marketing digital tidak lagi ada sekat antara produsen dan konsumen, oleh sebab itu pelayanan kepada konsumen menjadi begitu penting dalam menjalankan model marketing digital. Dalam pemasaran digital ini memadukan teknik serta pengetahuan dalam psikologi pasar dan teknologi. Karenanya akan berbeda dengan model marketing atau pemasaran tradisional yang memasang iklan lewat baliho, pemasaran digital ini menggunakan berbagai platform digital sebagai media pemasarannya.

Bagi Anda pengelola BUMDes, jika Anda ingin belajar digital marketing. Menjadi sangat penting agar Anda mengetahui terlebih dahulu strategi atau cara apa saja yang termasuk ke dalam praktik digital marketing.

Pada dasarnya, banyak teknik dan praktik yang harus diterapkan dalam kategori marketing digital . Dengan adanya ketergantungan pemasaran offline membuat bidang marketing digital menggabungkan elemen utama lainnya seperti ponsel, SMS (pesan teks dikirim melalui ponsel), chat, sosial bush, email, media sosial, menampilkan iklan digital.

Apa saja Kategori Digital Marketing?

Pada dasarnya terdapat 5 kategori yang termasuk ke dalam digital marketing. Di bawah ini adalah masing-masing kategori beserta penjelasannya! Tentu saja dalam pembahasan di bawah ini akan lebih banyak menggunakan istilah yang mungkin belum familiar, namun pada dasarnya penjelasan ini sebagai pengenalan awal, untuk memahami apa saja digital marketing itu.

1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimization. SEO itu sendiri adalah satu usaha untuk melakukan optimasi terhadap website yang kita gunakan dalam melakukan pemasaran digital agar  website kita memperoleh peringkat bagus dari mesin telusur seperti Google.

Tujuan utama dari SEO adalah agar website yang kita miliki menjadi lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet yang sedang mengakses mesin telusur. Sehingga kemungkinan orang mengetahui produk atau jasa yang kita sediakan akan semakin besar. SEO sendiri terbagi menjadi dua yaitu On Page SEO dan Off Page SEO.

Misalnya BUMDes Anda bergerak dibidang wisata, maka perlu untuk memiliki website yang memberikan informasi seputar wisata dan desa Anda, sehingga orang akan mengetahui apa yang bisa didapat ketika berkunjung ke desa wisata BUMDes Anda. Tanpa adanya informasi yang jelas, maka calon pengunjung akan sanksi atau ragu mengunjungi lokasi wisata Anda.

Oleh karena itu pengembangan website memang sangat krusial mengingat website adalah representasi utama dari bisnis dalam hal ini BUMDes Anda dengan berbagai unit usaha yang dijalankan. Bayangkan ketika BUMDes Anda menjalankan unit usaha wisata, dan ketika ada calon wisatawan mencari informasi wisata dan akan mendapatkan web Anda tampil di mesin pencarian Google, maka kemungkinan dia berkunjung ke desa wisata Anda akan semakin besar, lebih lagi ketika informasi di website Anda lengkap, termasuk kontak yang dapat dihubungi atau perihal paket wisata dan lain sebagainya.

2. Search Engine Marketing (SEM)

SEM merupakan singkatan dari Search Engine Marketing. SEM adalah suatu cara yang digunakan untuk meningkatkan visibilitas website pada halaman hasil pencarian mesin telusur semacam Google (SERP). SEM dalam dunia digital marketing memiliki tujuan yang sama seperti halnya SEO, yaitu  untuk menampilkan website Anda di halaman pencarian seperti halnya Google, sehingga website Anda akan mudah ditemukan.

3. Content Marketing

Jika sebelumnya kita berbicara bagaimana melakukan optimasi terhadap website yang telah dimiliki oleh BUMDes, dalam kategori Konten Marketing  /Content marketing kita akan berbicara bagaimana cara membuat konten.

Secara umum Konten Marketing adalah cara pemasaran yang difokuskan ke pembuatan dan pendistribusian konten. Akan menjawab konten yang seperti apa? Konten yang sifatnya relevan dan konsisten agar bisa menarik dan mempertahankan audiens. Audiens yang seperti apa? Audiens yang dimaksud adalah yang telah ditetapkan dengan jelas sebagai target pasar Anda. Tujuannya? Sama seperti pemasaran secara keseluruhan itu sendiri, yaitu untuk mendorong tindakan pelanggan sehingga bisa menghasilkan keuntungan.

Lagi-lagi, ujungnya adalah bagaimana menarik calon pasar untuk mendapatkan informasi seputar produk atau jasa yang dijalankan oleh unit usaha BUMDes. Sebab model mencari informasi hari ini berada di genggaman tangan. Sehingga dalam pembuatan konten marketing harus menarik dan meyakinkan calon pembeli agar memakai produk atau jasa dari unit usaha BUMDes kita.

4. Sosial Media Marketing

Kita sudah membahas di bagian tiga tentang konten digital marketing, nah ketika konten sudah dijalankan maka perlu ada saluran yang digunakan, pada perkembangan paling baru media yang digunakan dalam menyalurkan konten adalah media sosial. Saluran ini disebut sebagai Sosial Media Marketing (SMM).

Sosial Media Marketing merupakan salah salah satu cara yang bisa Anda lakukan di internet untuk meningkatkan unit usaha BUMDes Anda. Mengapa ini penting? Sosial media adalah salah satu cara bagi orang untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara online. Dalam 5 tahun terakhir ini kita telah melihat bagaimana sosial media terus bertambah dan menjadi semakin popular, setiap orang mengakses internet untuk bersosial media, bayangkan ketika BUMDes Anda dapat menarik pasar dari sosial media.

Menurut data dari Market Force, 81% keputusan pembelian yang dilakukan oleh pelanggan dipengaruhi oleh postingan social media teman-temannya. Sesuatu yang viral akan menarik perhatian, misalnya BUMDes menjalankan unit usaha wisata, jika postingannya menjadi viral maka pengunjung akan begitu ramai, oleh sebab itu menjadi penting BUMDes memiliki sosial media dan tim marketing yang benar-benar paham bagaimana menjalankan sosial media marketing.

Lantas sosial media apa yang dapat digunakan? Semua sosial media dapat digunakan, seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Whatsapp. Tentu dengan memahami keunggulan dan audiens dari tiap sosial media yang ada.

5. Iklan Di Internet

Selain menggunakan metode SEO dan SEM dan Sosial Media Marketing, dalam dunia digital marketing ada fitur yang ditawarkan berupa pemasangan iklan digital. Banyak sekali model atau cara membuat iklan digital, baik itu yang ditawarkan oleh media sosial seperti Facebook dan Instagram, atau yang bersifat dari mesin pencari Google untuk menaikkan peringkat web ke posisi atas.

Kita mengenal Pay Per Click atau PPC, ini merupakan salah satu metode beriklan di internet yang paling populer digunakan selama ini, model ini akan menawarkan pengiklan (advertiser) untuk hanya membayar jika ada yang klik iklannya saja. Sehingga dinilai paling adil dan paling murah. Selain PPC, ada metode PPM (Pay Per Impression), yaitu pengiklan akan  membayar per kemunculan (biasanya per 1,000 kali kemunculan).

Iklan di Internet ini juga penting dilakukan untuk melakukan percepatan dalam promosi unit usaha BUMDes, namun tentu saja dengan memahami lebih dahulu audiens dan pasar yang dituju, selain juga perlu belajar lebih jauh mengenai cara melakukan iklan di internet yang maksimal dan tepat sasaran, sehingga dana yang digunakan tidak sia-sia.

Dari pembahan kali ini, maka kita telah sedikit mengetahui jenis-jenis dari digital marketing yang dapat dilakukan oleh unit usaha BUMDes, sehingga Anda selaku pengelola BUMDes menyadari bahwa Anda bisa pakai berbagai cara untuk memasarkan brand BUMDes Anda sebagai bentuk strategi digital marketing.

Menjadi penting juga, bagi pengelola BUMDes agar mengetahui perkembangan dari tren-tren terkini pemasaran digital. Mengapa? Karena ilmu pemasaran sebenarnya berkembang dan beradaptasi terus seiring dengan perubahan perilaku pasar. Jangan sampai ketinggalan update dari metode atau pergeseran teknik pemasaran digital.

Seperti apa langkah-langkah dalam digital marketing?

Menjalankan digital marketing memerlukan langkah-langkah, kenapa demikian? Sebab dalam proses pemasaran perlu adanya konsep yang jelas, konsep ini yang perlu menjadi pegangan sehingga dalam aktivitas digital marketing tidak salah sasaran. Dalam dunia digital marketing terdapat istilah AIDA yaitu; Awareness, Interest, Desire, dan Action, ini menjadi langkah yang perlu dijadikan panduan khususnya dalam proses memperkenalkan produk atau jasa ke pasar luas.

Apa itu AIDA? Berikut penjelasan singkatnya:

1. Awareness (Kesadaran)

Kesadaran adalah hal penting dalam melakukan pemasaran, hal ini berlaku di model pemasaran digital atau digital marketing. Oleh karena itu, pengelola BUMDes dalam hal ini tim marketing BUMDes perlu untuk menciptakan konten atau iklan yang dapat membangun kesadaran audiens dan pasar.

Ingat dalam ranah digital, tim marketing BUMDes harus dapat membangun kesadaran konsumen dengan memasang iklan terlebih dahulu di media online. Iklan yang dimaksud tidak harus benar-benar berbahasa iklan, namun dapat berubah konten ajakan, informasi yang dapat membangkitkan kesadaran pentingnya produk atau jasa yang ditawarkan oleh BUMDes.

2. Interest (Ketertarikan)

Selain memberikan kesadaran kepada konsumen, selanjutnya diperlukan cara agar konsumen tertarik (ketertarikan). Ketertarikan akan muncul setelah tim marketing BUMDes mampu membangun kesadaran pada konsumen.

Jika dalam Sistem marketing offline, konsumen langsung mencari informasi di pasar. Sistem marketing online, konsumen akan mencari tahu tentang produk melalui mesin pencari Google, Yahoo, dan jejaring sosial Facebook, Twitter, dll. Karenanya ciptakan ketertarikan kepada konsumen untuk bertindak, baik itu membeli atau menggunakan jasa, misalnya unit usahanya adalah pariwisata maka, jadikan calon wisatawan tertarik mengunjungi desa wisata BUMDes Anda.

3. Desire (Keinginan)

Setelah terjadi kesadaran kemudian muncul ketertarikan maka selanjutnya tim marketing harus dapat memastikan pasar memiliki keinginan untuk bertindak membeli atau mengunjungi, keinginan yang nyata bukan sekedar tertarik semata.

Salah satu ciri bahwa konsumen memiliki keinginan dalam dunia digital adalah, ketika konsumen mencari keterangan lengkap tentang produk atau jasa melalui situs web. Mengunjungi situs web dan melakukan kontak atau menghubungi.

4. Action (Tindakan)

Ketika sudah terjadi kesadaran kemudian ada ketertarikan dan keinginan, maka selanjutnya adalah tindakan. Tindakan adalah tahap terakhir sebagai penentuan dari pihak konsumen terhadap produk atau jasa, ketika konsumen sudah mengetahui produk atau jasa BUMDes Anda kemudian melakukan kontak untuk membeli atau berkunjung dan akhirnya benar-benar melakukan transaksi maka tindakan telah dilakukan.

Dalam rangkaian ini, maka perlu tim marketing digital BUMDes memastikan audien sampai pada melakukan tindakan, sehingga startegi marketing yang dilakukan disebut berhasil dan memberikan manfaat atau keuntungan.

Oleh karena itu menjadi penting agar keseluruhan strategi dan rangkaian yang digunakan dapat berjalan teratur dan konsisten, sebab kunci utama dari pemasaran adalah melakukan penawaran yang berulang, sehingga audiens dalam hal ini pasar akan memiliki gambaran dari produk atau jasa, mereka akan mengingat apa yang kita tawarkan.

Pelatihan Digital Marketing

Seperti telah kita bahas di atas begitu pentingnya digital marketing di dunia yang serba online. Perkembangan ranah online Semakin hari semakin berkembang dan meluas ke berbagai bidang. Dalam hal ini tentu saja berlaku bagi industri atau unit usaha BUMDes, oleh karena itu perlu adanya peningkatan kompetensi dan kemampuan dalam mengelola sosial media dan digital marketing bagi pengelola BUMDes.

Mengingat begitu pentingnya digital marketing bagi pengelola BUMDes maka Sekolah Bumdes memiliki satu program khusus bagi pengelola BUMDes untuk belajar dan berlatih bagaimana menjalankan media digital, bagaimana mengembangkan unit usaha di era digital, di zaman serba online.

Apa saja manfaat Pendidikan dan Pelatihan Digital Marketing Untuk Pengelola BUMDes?

1. Pengelola BUMDes akan mengenal lebih jauh perihal marketing di era digital.

2. Pengelola BUMDes akan Mengetahui apa tujuan marketing digital bagi unit usaha BUMDes.

3. Pengelola BUMDes akan mempunyai konsep unit usaha yang lebih matang.

4. Pengelola BUMDes akan memahami arah bisnis dari unit usaha BUMDes dimasa depan.

5. Pengelola BUMDes akan memiliki strategi untuk mempercepat kesuksesan unit usaha BUMDes.

Bagi Anda pengelola BUMDes, pendamping BUMDes yang membutuhkan pendidikan dan pelatihan seputar dunia digital, digital maketing, bagi BUMDes Anda, maka dapat menghubungi Sekolah Bumdes, untuk mengadakan kerja sama atau memesan kelas pendidikan dan pelatihan digital marketing.

Sebagai informasi, Sekolah Bumdes menerima kunjungan harian ke Sekolah Bumdes, Secara umum program Sekolah Bumdes: 1. Cek Kesehatan Usaha untuk menentukan tipologi bumdes. 2. Pelatihan beberapa tematik sesuai kebutuhan apakah Start Up atau Scale Up 3. Pendampingan kombinasi tatap muka dan Pendampingan Jarak Jauh Online. 4. Monitoring progres dan kinerja Bumdes degan SAAB. 5. Review Bumdes degan sistem Akreditasi Bumdes.

Sekolah Bumdes memiliki visi untuk menghadirkan Sekolah Bumdes di setiap kabupaten di Indonesia degan konsep Socio Franchise. Karenanya kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dalam rangka hadirnya Sekolah Bumdes di berbagai daerah, setidaknya satu kabupaten akan memiliki satu sekolah Bumdes, begitu visi kami dalam upaya melakukan percepatan kemandirian desa.

Mau tahu lebih lanjut cara pemetaan potensi usaha dan masalah menjadi usaha BUMDes? Ayo kunjungi Sekolah BUMDes, yang mana Sahabat BUMDes akan mendapatkan materi perihal usaha BUMDes dan juga Cek Kesehatan Usaha (CKU) BUMDes. Selain itu, Sahabat BUMDes juga bisa melakukan kunjungan ke BUMDes-BUMDes terbaik di Jogjakarta bersama Bumdes ID sehingga bisa mengadopsi berbagai ilmu dari BUMDes-BUMDes tersebut dan transfer ilmu serta mampu menerapkannya di BUMDes masing-masing. Informasi pendaftaran Sekolah BUMDes lebih lanjut silakan hubungi nomor 0857 72 900 800. ( Aryanto Bumdes.id)

2 Komentar

    1. untuk melihat program dari bumdes.id Kakak dapat mendownloadnya di s.id/programbumdesid atau dapat menghubungi langsung 087-805-900800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *