Saatnya BUMDEs Mengelola Aset Desa: Training Of Trainers Pendampingan BUMDes Angkatan 20

Suasana Training of Trainers Angkatan 20

Saatnya BUMDes Mengelola Aset Desa. Pada bulan November Bumdes.id dan Sekolah Bumdes lembaga Pelatihan dan Pendampingan dan Konsultan Desa kembali menggelar Training of Trainer (ToT) Pendampingan Badan Usaha Milik Desa. Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi dan berbagai wilayah lain.

Dalam TOT Angkatan 20 ini, beragam materi akan mengupas tuntas tentang bagaimana menjadi BUMDes SUKSES, bagaimana BUMDes dapat seharusnya mengelola aset desa. Materi Training of Trainers dimulai dari Filosofi BUMDes yang diisi oleh Rudy Suryanto Master Trainers BUMDes dan faunder Bumdes,id, pada materi ini akan membahas secara tuntas tentang konsepsi yang melatari kelahiran BUMDes sebagai bagian dari visi Nawacita yang menjadi visi Pemerintah Republik Indonesia yakni membangun Indonesia dari desa.

Filosofi BUMDes yang menjadi latar belakang, menjadi semangat komunal desa dalam mendirikan usaha bersama bernama BUMDes. Kemudian disusul materi-materi selanjutnya. Daftar lengkap materi seperti di bawah ini:

  1. Teknik fasilitasi & Filosofi Bumdes ID : bagaimana membina suasana dan relasi dengan warga desa, sehingga pendampingan bisa berjalan dengan lancar dan menyenangkan, serta memahami kaitan BUMDES dengan Pemerintah Desa dan Warga.
  2. Pemetaan Potensi dan Pemilihan usaha : ikuti metode yang dikembangkan Bumdes.id untuk secara cepat dan komprehensif menilai potensi-potensi dan memilih berdasarkan kesepakatan dengan warga.
  3. Penyusunan AD/ART dan Perdes: aspek legal apa yang perlu diperhatikan dalam menyusun AD/ART dan Perdes.
  4. Menyusun Struktur dan menguatkan tata kelola : Bagaimana menyusun struktur, memilih orang dan membangun tata kelola.
  5. Perencanaan dan Penganggaran : bagaiman menghubungkan rencana strategis desa, dengan rencana strategis bumdes, dan rencana kegiatan dan anggaran tahunan.
  6. Showing Software Akuntansi Bumdes ID: bagaimana mencatat dan melaporkan keuangan bumdes dengan aplikasi Sistem Aplikasi Akuntansi BUMDES (SAAB).
  7. Pengembangan BUMDES – Going Digital (web profile dan e-commerce ): Bagaimana BUMDES dapat mengembangkan pemasaran dengan bantuan teknologi digital.
  8. Studi lapangan ke Bumdes Percontohan Terbaik. Kunjungan Ke BUMDES Sambimulyo

Training of Trainers Angkatan 20 diisi oleh pemateri yang berasal dari akademisi dan praktisi, yang selama ini bergelut dalam isu pembangunan dan pengembangan BUMDes. Seperti Bapak Wahyudi Anggoro Hadi, S.Farm., Apt Kepala Desa Panggungharjo, sosok yang membuat Desa Panggungharjo mampu berkiprah di panggung lokal maupun nasional. Belum genap 6 tahun memimpin, Wahyudi Anggoro Hadi berhasil membuat sejumlah terobosan di Desa Panggungharjo. Bahkan, hingga saat ini, sudah ratusan desa di Indonesia yang melakukan studi banding ke Desa Panggungharjo. Pertanyaannya, langkah-langkah strategis apakah yang ia lakukan hingga Desa Panggungharjo berhasil menjadi desa yang berprestasi dan inspiratif.

Selain Pak Wahyudi, juga diisi oleh Bapak Yanni Setiadingrat, yang berbagi pengalaman dari kesuksesan membangun Bumdes Ponggok dalam mengentaskan warga miskin menjadi warga yang sejahtera. Melalui Bapak Yanni peserta belajar bagaimana mengelola aset desa yang ada melalui BUMDes, bagaimana cara melihat lebih dalam desa dan mengangkat potensi yang ada, seperti halnya keberhasilan BUMDes Tirta Mandiri dalam mengangkat sumber mata air ponggok, yang kemudian menjadikan desa ponggok menjadi desa mandiri dan maju seperti saat ini.
Setelah dua hari mengikuti pelatihan klasikal, pada hari ketiga peserta akan mengikuti praktik lapangan dan study banding ke BUMDEs

Para peserta pelatihan bukan hanya para pengurus BUMDes dan perangkat desa. Melainkan juga para akademisi yang datang dan mengikuti pelatihan karena tertarik terlibat lebih menyeluruh pada pengembangan BUMDes pada desa-desa dampingan yang telah dibina para akademisi berbagai perguruan tinggi. Dan berasal dari berbagai penjuru negeri, ini memberi sinyal bahwa semangat membangun desa, semangat menjadi BUMDes SUKSES bukan isapan jempol belaka.

Jadi, Pelatihan BUMDes bukan hanya dibutuhkan oleh para pengurus BUMDes, perangkat desa ataupun pegiat desa yang lain. Tetapi juga sangat penting diikuti oleh para akademisi dan berbagai lembaga yang konsen pada pengembangan potensi desa.

Bagi Anda, yang ingin belajar BUMDes, memerlukan pendidikan dan pelatihan BUMDes maka jawabannya adalah Sekolah Bumdes. Sekolah Bumdes adalah tempat belajar Bumdes secara paten dan menyenangkan. Kombinasi Teori, Simulasi, Praktik dan Kunjungan Lapangan. Belum lengkap belajar Bumdes kalau belum ke Sekolah Bumdes SMB Bumdes.id. Sekolah Bumdes berada di Jl. Nogotirto No.15 B, Area Sawah, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta.

Silakan Anda berkunjung jika sedang berada di Jogja, Sekolah Bumdes selalu terbuka untuk Anda.
Informasi program selanjutnya dapat menghubungi nomor kontak: https://wa.me/6285772900800.
𝗕𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗕𝘂𝗺𝗱𝗲𝘀 𝗬𝗮 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗕𝘂𝗺𝗱𝗲𝘀 – 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘁𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗺𝗱𝗲𝘀. (Aryanto/Bumdes.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *