Pengelolaan Sampah Jadikan Desa Bersih dan Menghasilkan Rupiah

Pengelolaan Sampah Desa
Pengelolaan Sampah  Desa
Pengelolaan Sampah Desa

Bumdes.id Sahabat Bumdes, dalam sebuah penelitian, rata-rata setiap orang menghasilkan sampah sebanyak 800 gram setiap harinya, maka dalam setahun setiap orang menghasilkan sampah seberat 292 Kg. Angka yang cukup besar, dan dalam kenyataannya banyak dari kita yang menghasilkan sampah lebih dari 800 gram setiap harinya, dan banyak dari kita belum melakukan pengelolaan sampah dengan baik.

Mengapa pengelolaan sampah itu penting? Tujuan dari pengelolaan sampah adalah untuk membuat sampah memiliki nilai ekonomi atau mengubah menjadi bentuk lain yang dapat bermanfaat bagi kehidupan kita. Dengan melakukan pengelolaan sampah rumah tangga yang baik dan benar, kita telah ambil peran dalam membantu menekan dampak negatif yang ditimbulkan akibat sampah terhadap lingkungan kita.

Kita sebagai warga Desa, bersyukur karena masih memiliki alam yang memberikan udara segar setiap harinya, posisi kita yang jauh dari area industri menjadikan kehidupan kita terhindar dari polusi yang ada, namun sampah, sampah ada di setiap lini kehidupan, sampah plastik ada dalam kehidupan kita, jika kita di desa tidak menyiapkan pengelolaan sampah sejak jauh hari, maka sampah akan menjadi masalah serius di kemudian hari.

Baca Juga: Saatnya Desa dan Bumdes Memanfaatkan Media Digital

Mengelola sampah di lingkungan desa kita akan memberikan banyak manfaat, jika desa kita bersih kita akan terhindar dari berbagai penyakit, selain itu sampah dapat dimanfaatkan untuk pupuk, atau kerajinan tangan, juga kerajinan daur ulang lainnya.

Memulai dengan lingkungan bersih, akan mudah menjadikan desa kita desa yang layak huni dan layak dikunjungi, maka tidak mustahil dengan menjaga kebersihan desa kita akan menjadi salah satu destinasi wisata.

Bagaimana cara pengelolaan sampah yang baik dan benar? Berikut adalah cara yang dapat kita terapkan dalam kehidupan di desa kita:

1. Pisahkan Sampah Sesuai Dengan Jenisnya

Langkah pertama dalam melakukan pengelolaan sampah di rumah adalah dengan cara memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Kita dapat memisahkan sampah menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik.

Untuk memisahkan sampah ini sediakan dua tempat sampah yang berbeda di rumah yang dikhususkan untuk setiap jenis-jenis sampah. Dengan memisahkan sampah organik dan anorganik, maka akan memudahkan kita dalam pengelolaan sampah di langkah berikutnya.

2. Pengelolaan Sampah Organik

Setelah memisahkan antara sampah organik dan anorganik maka kita dapat mengelola setiap jenisnya. Sampah organik dapat olah menjadi pupuk kompos yang nantinya dapat digunakan untuk berkebun.

3. Pengelolaan Sampah Anorganik

Beberapa jenis dari sampah anorganik dapat didaur ulang, seperti kardus, kertas, botol kaca, botol plastik, kaleng dan lainnya sebagainya.

Sampah anorganik ini dapat dikreasikan menjadi barang atau kerajinan yang dapat bernilai ekonomi, atau bisa dijadikan penghias lingkungan desa, misalnya menjadi pot untuk tanaman, dan lain sebagainya.

Tiga langkah yang terlihat biasa dan kecil di atas, jika kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari kita akan memberikan dampak yang besar. Bagi kita tentu menjaga kebersihan lingkungan desa adalah satu kewajiban, sebab kita adalah warga yang hidup di desa yang kita cintai.

Bagi Anda, yang ingin belajar BUMDes, memerlukan pendidikan dan pelatihan BUMDes maka jawabannya adalah Sekolah Bumdes. Sekolah Bumdes adalah tempat belajar Bumdes secara paten dan menyenangkan. Kombinasi Teori, Simulasi, Praktik dan Kunjungan Lapangan. Belum lengkap belajar Bumdes kalau belum ke Sekolah Bumdes SMB Bumdes.id. Sekolah Bumdes berada di Jl. Nogotirto No.15 B, Area Sawah, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Silakan Anda berkunjung jika sedang berada di Jogja, Sekolah Bumdes selalu terbuka untuk Anda.

Informasi program selanjutnya dapat menghubungi nomor kontak: https://wa.me/6285772900800.
𝗕𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗕𝘂𝗺𝗱𝗲𝘀 𝗬𝗮 𝗱𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗕𝘂𝗺𝗱𝗲𝘀 – 𝗣𝘂𝘀𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘁𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗺𝗱𝗲𝘀. (Ariyanto/Bumdes.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *