Konggress Kebudayaan Desa; KEWARGAAN

Ki Hajar Dewantara pernah menulis, “Mangaju-aju salira, mangaju-aju bangsa, mangaju-aju manungsa”, yang artinya membahagiakan diri, membahagiakan bangsa, dan membahagiakan kemanusiaan. Sebuah pesan yang menggambarkan pemerintah bekerja keras bersama rakyat, dengan mengutamakan keselamatan, kemakmuran, dan kemerdekaan jiwa raga. Karena para pendiri bangsa yang mengidamkan negara ini dibangun dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kesetaraan.

Webinar Seri 17 mengajak untuk mengkaji ulang relasi antara negara dan warganya. Karena justru pandemi ini menunjukkan bahwa puncak relasi sosial adalah gotong royong, puncak relasi ekonomi adalah kerjasama, dan puncak relasi politik adalah musyawarah. Dan semua itu terbukti bermuara pada pentingnya kolaborasi. Belajar dari kondisi ini, semoga ke depan lahir tatanan masyarakat baru yang partisipatif dan menawarkan program-program strategis kepada pemerintah desa dan warganya untuk menjalani kenormalan baru.

Narasumber:

  1. Dr. Aris Arif Mundayat (Antropolog UNS)
  2. Prof. Dr. Bambang Purwanto, MA (Sejarah UGM)
  3. Dr. Eko Meinarno (Psikologi UI)
  4. Dr. Robertus Robert (Sosiologi UNJ)
  5. Dewi Candraningrum (Jejer Wadon)

Moderator:
Dr. Lukman-nul Hakim (Fisipol UGM)

Pendaftaran Peserta; https://learning.co.id/webinar/kkd17

Info Lebih Lanjut :
Instagram/Twitter @kongresdesa
Fans Page FB Kongres Kebudayaan Desa
Website: https://kongreskebudayaandesa.id/
Live Youtube: kongres kebudayaan desa

#kongreskebudayaandesa
#desamelawancovid
#membacadesamengejaindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *