Konggress Kebudayaan Desa; TATA RUANG DAN INFRASTRUKTUR

Desa adalah tempat dimana kita ingin kembali. Mungkin itu adalah salah satu keinginan sebagian dari kita yang sudah lama merantau ke Kota. Desa harus bisa memiliki sesuatu yang menarik, sehingga setiap dari kita yang pergi meninggalkan punya keinginan untuk kembali.

Oleh sebab itu Tata Ruang Desa menjadi solusinya. Namun bagaimana membuat Tata Ruang Desa yang Menarik ini? Semua akan dibahas di Seri Webinar Konggress Kebudayaan Desa dengan tema “TATA RUANG DAN INFRASTRUKTUR – MENEGOSIASIKAN ULANG PETA RUANG DAN LINGKUNGAN PEMUKIMAN DESA”

Tata ruang desa menarik untuk dibahas. Karena merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan desa. Selain itu, pengaturan tata ruang desa menjadi bagian penting untuk menyusun “Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa”.

Rencana tata ruang yang buruk tak jarang menyebabkan konflik kepentingan yang merugikan salah satu pihak. Desa dan masyarakatnya sering menjadi pihak yang menanggung langsung beban kerusakan lingkungan, hingga kerawanan pangan akibat tata ruang desa yang buruk.

Webinar Seri 11 akan mengajak berembug tentang masalah-masalah tata ruang desa dan infrastruktur lingkungan pemukiman. Upaya membentuk peraturan desa tentang tata ruang ini akan menjadi ikhtiar langsung dari desa untuk pembangunan desa yang lebih baik dan adil. Tata ruang  haruslah menjadi jalan penyejahteraan warga desa.  Dan hal ini akan membawa kita kembali pada kata, “Dari Desa, Untuk Desa.”

Narasumber:

  1. Dr. Sunaryo (Staf Gubernur Jateng)
  2. Velix Vernando Wanggai (Bappenas)
  3. Wijang Wijanarko (Fakultas Arsitektur UGM )
  4. Yoshi Fajar Kresno Murti (Arsitek Ugahari)
  5. Bobby Tumpal P. Lubis (Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan ESDM )


Moderator:
Dr. Mahditia Paramita (HRC)

Pendaftaran Peserta ; https://learning.co.id/webinar/kkd11

Info Lebih Lanjut :
Instagram/Twitter @kongresdesa
Fans Page FB Kongres Kebudayaan Desa
Website: https://kongreskebudayaandesa.id/
Live Youtube: kongres kebudayaan desa

#kongreskebudayaandesa
#desamelawancovid
#membacadesamengejaindonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *