Padat Karya Tunai Desa dan Pemberdayaan Ekonomi melalui BUMDES

Di Tengah Pandemi Covid-19 ini ada berbagai macam dampak terhadap kesehatan, sosial dan ekonomi yang dialami masyarakat secara global.

Desa sebagai mata rantai produksi produksi barang dan jasa nasional juga terkena dampaknya. Selain itu juga terdapat banyak sekali korban PHK dari perusahaan yang ada di Kota memilih untuk migrasi ke Desa dengan status menganggur.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik BPS menunjukkan bahwa data kemiskinan yang ada di desa turun 0.03 persen sepanjang maret 2019 – maret 2020, sedangkan di perkotaan kemiskinan naik 0.69 persen.

Oleh sebab itu Pemerintah lewat Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 yang ditujukan kepada para kepala Desa yang ada di Seluruh Indonesia tentang Padat Karya Tunai Desa dan Pemberdayaan Ekonomi melalui BUMDES.

Saat ini, Dana Desa yang digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai Desa dan Program Desa Tanggap Covid-19 sebesar 48%. Artinya masih ada 50% lebih danan desa yang bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang membnagkitkan ekonomi yang lebih produktif di Pedesaan melalui Program Padat Karya Tunai Desa dan Penguatan BUMDES.

Selengkapnya mengenai Surat Edaran Padat Karya Tunai Desa dan Pemberdayaan Ekonomi melalui BUMDES bisa download melalui link yang ada di Bawah ini;

Surat Edaran Padat Karya Tunai Desa dan Pemberdayaan Ekonomi melalui BUMDES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *