Pembahasan RanPerbup Tata Kelola dan Pengembangan BumdesMart Kabupaten Blitar Melalui FGD Pengembangan

Bumdes.id – Acara focus group discussion (FGD) pengembangan Bumdesmart di Kabupaten Blitar berhasil dilakukan pada Rabu, 24 November 2021 kemarin yang diisi materi langsung oleh Rudy Suryanto selaku Founder BUMDES ID. 

Dalam acara FGD Pengembangan BumdesMart di Kabupaten Blitar Ingin mewujudkan masyarakat kabupaten Blitar yang mandiri dengan mengusung nama BumdesMart yang memiliki tujuan untuk mengembangkan Bumdes yang ada di Kabupaten Blitar. 

Tujuan dari tim datang ke sekolah Bumdes dikirim oleh bapak Bupati Kabupaten Blitar untuk berdiskusi dengan tujuan menyusun perangkat regulasi yang nantinya  bisa saja berbentuk Perpu bupati dan sebagainya.

Topik yang didiskusikan terkait dengan RanPerbup tentang tata Kelola usaha desa, selain itu juga membahas apa yang akan disusun dan urgensinya seperti apa. Perwakilan dari Kabupaten Blitar disini juga menyampaikan bahwasannya dalam membuat sebuah inovasi di desa kita memerlukan landasan operasional untuk menerjemahkan sebuah inovasi semua harus ada badan hukumnya. 

Dalam Ranperbup ini kita ambil contoh fungsi konsolidasi produk BumdesMart ini masuk atau tidak kalau masuk berarti kita ambil, yang nantinya BumdesMart ini akan menjadi konsolidasi Produk. Konsolidasi yang seperti apa ini yang harus ditekankan dalam Perbup nantinya.

Pembahasan RanPerbup Tata Kelola BumdesMart dan Pengembangan BumdesMart untuk FGD Pengembangan di Kabupaten Blitar

Dari sudut pandang tim perwakilan dari Bupati Blitar menyampaikan sebuah regulasi harus dibuat secara spesifik satu – satu yang nantinya tidak hanya BumdesMart dan juga bisa mengakomodir jenis – jenis usaha lainnya. Misalkan tidak ingin spesifik ke unit usaha maka coba kita buat sistem ekonomi di desa itu sudah akan mencangkup secara keseluruhan.

Selain itu juga acara diskusi pada hari ini yang membahas tentang RanPerbup ini bisa menghasilkan produk aturan yang nantinya bisa diimplementasikan kepada masyarakat Kabupaten Blitar, sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *