Kesalahan-Kesalahan Pelaporan Keuangan Pada Unit Brilink

"<yoastmark

Bumdes.id – BUM Desa memiliki peranan dalam membantu serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa. BUM Desa memiliki beberapa unit usaha tergantung pada beberapa potensi yang ada pada desa untuk menciptakan peluang dalam meningkatkan perekonomian desa. 

Setiap unit usaha BUM Desa pastinya memiliki dasar hukum yang akan mendasari dalam pembuatan laporan keuangan. Laporan keuangan disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia yang mencakup Standar Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik atau disebut SAK ETAP. 

Dalam penyusunan laporan keuangan menggunakan mata uang Rupiah (Rp) yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka yang digunakan dalam pelaporan keuangan ini akan disajikan dalam Rupiah (Rp).

Sebagai contoh pada unit Brilink, sering terjadi kesalahan pencatatan pada buku kas dan buku bank. Pada umumnya pencatatan pada unit Brilink menggunakan pencatatan keuangan yang dibedakan antara buku kas dan buku bank agar mudah dalam mengidentifikasi pemasukan dan pengeluaran. 

Buku kas digunakan untuk menerima uang masuk dari transaksi tunai dan juga digunakan untuk pembiayaan kegiatan operasional unit. Sedangkan buku bank digunakan pada transaksi non tunai seperti transfer antar bank, pinjaman, dan transfer sesama bank yang nominalnya cukup besar.

Tips menghindari kesalahan pencatatan pada unit Brilink yaitu mampu mengidentifikasi antara uang masuk dan uang keluar. Apabila transaksi menggunakan uang transfer atau non tunai maka transaksi tersebut merupakan pencatatan bank. 

Sedangkan transaksi menggunakan uang tunai merupakan pencatatan kas. Sehingga jelas apabila akan membuat laporan keuangan yaitu dari transaksi-transaksi pemasukan dan pengeluaran antara uang yang ada di kas dan di bank. 

Pelaporan keuangan yang baik dan benar dalam keuangan dan akuntansi yang pertama yaitu adanya neraca atau trial balance, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, laporan arus kas dan lampiran lainnya yang mendukung dalam pelaporan keuangan BUM Desa. 

Nantinya laporan keuangan tersebut dapat dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan laba serta dapat mengurangi beban perusahaan. Laporan keuangan juga dapat melihat kinerja perusahaan. 

Kinerja keuangan yang baik merupakan salah satu awal dari kesuksesan perusahaan berorientasi pada laba atau pendapatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *