Mengawali Penyusunan Laporan Keuangan Bagi BUM Desa

Bumdes.id – Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.1 Ikatan Akuntan Indonesia (Revisi 2009), laporan keuangan didefinisikan sebagai penyajian kinerja keuangan yang terstruktur dari perusahaan atau entitas usaha.

Pembuatan laporan keuangan bertujuan memberikan informasi kinerja dari pihak yang melaporkan, sehingga dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam membuat keputusan. 

Perubahan status Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) menjadi status badan hukum sesuai dengan PP no 11 tahun 2021, menjadikan penyajian laporan keuangan bagi BUM Desa merupakan hal penting yang harus dipertimbangkan.

Dimana laporan keuangan berperan sebagai alat pertanggungjawaban terkait dengan pengelolaan keuangan BUM Desa kepada BPD maupun masyarakat umum.

Laporan keuangan tersebut selanjutnya dapat menjelaskan terkait dengan arus masuk dan arus keluar dana serta tujuan alokasi penggunaan dana tersebut.

Sederhananya, laporan keuangan juga dapat dijadikan alat informasi terkait dengan besaran modal yang dialokasikan, pendapatan yang diperoleh, serta biaya-biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas operasional maupun pembelian barang-barang modal bagi BUM Desa.

Penyusunan laporan keuangan BUM Desa dapat diawali dengan melakukan pencatatan untuk setiap terjadi transaksi kas masuk dan kas keluar disertai dengan keterangan atas penggunaan kas tersebut.

Melalui rekapitulasi pencatatan kas masuk dan kas keluar tersebut, dapat disusun 4 laporan keuangan sederhana bagi BUM Desa diantaranya yaitu :

  1. Laporan Laba Rugi, laporan ini menjelaskan terkait dengan apakah perusahaan mengalami laba usaha atau rugi usaha, dilakukan dengan menselisihkan komponen pendapatan yang diperoleh dengan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas operasional perusahaan.
  2. Laporan Perubahan Ekuitas, laporan ini menyajikan terkait dengan berapa modal yang dimiliki oleh perusahaan serta penambahan/pengurangan modal yang terjadi. 
  3. Laporan Posisi Keuangan atau Neraca, laporan ini menyajikan terkait dengan nilai asset, nilai kewajiban/hutang, serta nilai ekuitas/modal yang dimiliki oleh perusahaan. 
  4. Laporan Arus Kas, laporan ini menyajikan tentang arus masuk kas serta arus kas keluar dana dialokasikan kemana saja. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *