Peran Penting Karang Taruna Dalam Pengelolaan BUM Desa

Latar Belakang BUM Desa

Bumdes.id – Lahirnya UU No 6 tahun 2014 tentang desa menjadi angin segar bagi pemerintah desa untuk mengelola wilayahnya sendiri dengan mandiri.

Desa bisa mendirikan badan usaha untuk meningkatkan PADes dan Kesejahteraan masyarakat. BUM Desa menjadi lokomotif perekonomian desa yang bisa menarik ataupun mendorong usaha masyarakat.

Akan tetapi dalam pengelolaan BUM Desa tentunya perlu kolaborasi dan kekompakan dari berbagai unsur masyarakat desa salah satunya adalah karang taruna. 

Mengapa Karang Taruna Perlu Dilibatkan ?

Peran Karang Taruna di desa sangat penting untuk generasi penerus tonggak kepemimpinan. Karang taruna menjadi wadah generasi muda untuk berkarya membangun desa.

Biasanya anggota karang taruna terdiri atas pelajar, mahasiswa, dan pemuda dalam rentang usia dari 15 tahun hingga 35 tahun.

Karang taruna tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah desa atau kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial.

Sebagai organisasi sosial kepemudaan karang taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya pengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik kepemudaan. 

Karang taruna berpedoman pada pedoman dasar dan pedoman rumah tangga dimana telah pula diatur tentang struktur pengurus dan masa jabatan dimasing-masing wilayah mulai dari desa atau kelurahan sampai pada tingkat nasional.

Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota karang taruna baik di masa sekarang maupun yang akan datang.

Seperti halnya peran pemuda pada saat tercetusnya Sumpah Pemuda pada tahun 1928 silam, sebagai tonggak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Peran serta pemuda dalam pembangunan sangat dibutuhkan oleh suatu daerah ataupun bangsa. 

Lalu apa yang bisa dikolaborasikan antara karang taruna dan BUM Desa ? 

Karang taruna yang terdiri dari generasi millennial dan generasi z tentunya memiliki ide ataupun inovasi yang kreatif. Karang taruna dapat membantu bumdes dalam melakukan pemetaan bentang desa seperti bentang alam dan bentang sosial.

Selain itu karang taruna bisa mendirikan pokdarwis (kelompok sadar wisata) untuk membangun dan mengelola pariwisata yang ada di desa.

Seperti karang taruna di Desa Nglanggeran Kab. Gunung Kidul yogyakarta yang sekarang sudah sukses mengantarkan Desa Nglanggeran menjadi Best Tourism Village 2021 dari organisasi pariwisata dunia di bawah perserikatan bangsa-bangsa (UNWTO).

Pada tahun 1999 para pemuda desa melakukan pemetaan potensi alam yang ada di Desa Nglanggeran. Hasil dari pemetaan tersebut Desa Nglanggeran memiliki potensi gunung bebatuan yang dulunya merupakan gunung api purba, memiliki potensi pertanian coklat, potensi perairan, dan perbukitan yang menyajikan panorama yang indah.

Setelah itu pemuda desa mengelola wilayah tersebut menjadi tempat wisata desa yang dikelola langsung oleh karang taruna. Setelah adanya UU desa, pemerintah desa akhirnya membentuk BUM Desa.

BUM Desa bermitra dengan karang taruna dalam pengelolaan dan permodalan sehingga unit usaha tersebut sekarang sudah berkembang, membuka wahana baru seperti Embung Nglanggeran, Griya Coklat, dan Gedung Kandang.

Wahana tersebut sekarang dimasukan kedalam paket wisata desa dan menjadi primadona-primadona baru bagi para pengunjung. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *