Unit Usaha BUM Desa yang Eksis Di Masa Pandemi

Unit Usaha BUM Desa yang Eksis Di Masa Pandemi
Unit Usaha BUM Desa yang Eksis Di Masa Pandemi

Bumdes.id – Pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia membawa berbagai dampak negatif pada ekonomi dunia.

Berbagai bidang usaha terpaksa berhenti dan mengalami kerugian yang tidak sedikit. Sistem distribusi barang pun turut terganggu dengan kehadiran Covid-19. 

Dari skala perdagangan ekonomi global hingga lokal turut terdampak adanya wabah Covid-19. Secara umum, bisa dikatakan hampir semua sektor terpapar oleh dampak pandemi ini, baik itu sektor ekonomi dari perkotaan hingga pedesaan, termasuk didalamnya Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Dari data Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) terdapat 15.768 Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang terdampak pandemi. 

Banyak unit usaha di BUM Desa yang mengalami kesulitan, salah satunya seperti Unit Usaha Pariwisata yang terpaksa harus tutup sehingga sepi pengunjung. 

Situasi cukup kontras terjadi pada Unit Usaha Perdagangan dan Unit Usaha Pertanian yang justru mengalami kenaikan omset produksi. 

Sebagai salah satu bahan makanan pokok masyarakat, permintaan kebutuhan beras dari masyarakat justru melonjak tajam. 

Namun ternyata tidak hanya dari masyarakat saja, tetapi juga dari toko/swalayan maupun organisasi/lembaga masyarakat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *