Kisah Pendampingan Desa Sugihwaras Pemenang Desa Brilian

Kisah Pendampingan Desa Sugihwaras Pemenang Desa Brilian
Kisah Pendampingan Desa Sugihwaras Pemenang Desa Brilian
Proses Pendampingan Desa Sugihwaras

Bumdes.id – Pada tanggal 3 Januari 2022 tim Bumdes.id melaksanakan kunjungan pendampingan ke BUM Desa sukses bersama milik desa Sugihwaras Sidoarjo Jawa Timur. 

Pendampingan pada hari pertama dihadiri oleh pak Nawi direktur BUM Desa, mas Ferry sekretaris BUM Desa, mba Silvi bendahara BUM Desa, pak Amir carik desa, pak Asep pendamping lokal desa. 

Hari Pertama Pendampingan Tim Bumdes.id

Hari pertama tim Bumdes.id melakukan pendampingan pemetaan serta penyusunan rencana usaha baru, evaluasi dan rencana pengembangan unit usaha.

Desa Sugihwaras tidak memiliki potensi alam yang banyak karena terletak di pinggiran kota sehingga lahan pertanian sudah menyempit karena dibangun perumahan.  

Rencana usaha yang akan dibentuk adalah distribusi kopi gunung Arjuna, penyewaan gedung serbaguna, pengelolaan sampah, dan wisata edukasi. 

Usaha yang akan dikembangkan yaitu unit PPOB, marketplace eBES yang dikembangkan BUM Desa (sudah ada di playstore)

Baca Juga: Ketahui Enam Sasaran BLT Dana Desa Sesuai Arahan Presiden.

Hari Kedua Pendampingan Tim Bumdes.id

Hari kedua pendampingan BUM Desa sukses bersama desa Sugihwaras pada tanggal 4 Januari 2022. 

Tim Bumdeses.id melakukan pendampingan keuangan dan pemetaan potensi desa. Kondisi keuangan BUM Desa masih sangat sederhana, apalagi dengan perubahan struktural BUM Desa sehingga kepengurusan nya 80% baru. 

Bendahara BUM Desa masih sangat awam dengan laporan keuangan sehingga tim Bumdes.id memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana menggunakan Excel. 

BUM Desa sukses bersama Sugihwaras sudah mendapatkan penghargaan digitalisasi desa dengan membentuk aplikasi marketplace e-bes. 

Aplikasi e-bes ini mewadahi seluruh UMKM yang ada di desa Sugihwaras. Masyarakat melakukan transaksi jual beli di aplikasi tersebut. 

Selain jual beli produk UMKM, nantinya e-bes akan di kolaborasi kan dengan layanan pembayaran PPOB seperti bayar listrik, PDAM, pendidikan, tagihan, bahkan pemesanan tiket.

Kegiatan dilanjutkan oleh tim BUMDes.id juga melakukan pemetaan potensi dan berkunjung ke unit usaha yg dimiliki BUM Desa. 

Salah satunya unit usaha jasa penyewaan. Unit usaha jasa penyewaan ini menyediakan kebutuhan stand dan ruko untuk UMKM di desa. 

“Adanya unit penyewaan ruko dan stand ini sangat membantu kami untuk melakukan kegiatan usaha. Kami bisa bertahan di masa pandemi ini salah satunya karena BUM Desa memfasilitasi kami untuk berjualan di sini. Dagangan kami cukup laris, akan tetapi lokasi yg d sediakan pemerintah desa akan terimbas oleh pembebasan lahan karena pembangunan jalan utama. Kami berharap Pemdes dan BUM Desa punya solusi – Pelaku UMKM “. 

Baca Juga: Kenapa Ketahanan Pangan Menjadi Sasaran Prioritas BLT Dana Desa? Simak Penjelasan Berikut.

Setelah mendapatkan keterangan dari pelaku UMKM tersebut tim memberikan usulan jika ingin memindahkan lokasi jualannya, BUM Desa jangan hanya membantu menyediakan stand saja, akan tetapi bantu untuk mendatangkan pelanggan. 

Misalnya dengan membuat taman kuliner di dalamnya ada kegiatan senam pagi atau event lain.

Di desa Sugihwaras juga terdapat kelompok ibu-ibu yang diberi nama PTS (Perempuan Terampil Sugihwaras). 

Kegiatan kelompok ini cukup menginspirasi. menurut koordinator kelompok PTS goals kami ingin membuat ibu-ibu di desa bisa memberikan contoh teladan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Dari sisi perikanan, BUM Desa merangkul para petani budidaya ikan lele. BUM Desa menyertakan modal ke petani ini serta membantu menjualkannya ke pengepul atau rumah makan yg bahan utamanya dari lele

Dari sisi sarpras, BUM Desa dan pemdes sedang membangun gedung serbaguna. Jumlah penduduk desa Sugihwaras mencapai 10.000 jiwa sehingga untuk memenuhi kebutuhan warganya dalam berkegiatan seperti olahraga maupun mengadakan event (pernikahan, seminar, dll) maka d bangunlah gedung serbaguna. 

Gedung serbaguna ini akan merangkul karang taruna untuk pengelolaan di bagian sarana olahraga. 

Sedangkan di bagian event nya akan merangkul UMKM setempat. BUM Desa akan merangkul masyarakat yg memiliki usaha fotografi dan makeup artis. Pelaku UMKM ini akan diberikan pelatihan sehingga memiliki kualitas yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *