Kemendes Sediakan Beasiswa Kuliah Untuk Pengurus BUMDes

Kemendes Sediakan Beasiswa Kuliah Untuk Pengurus BUMDes
Kemendes Sediakan Beasiswa Kuliah Untuk Pengurus BUMDes
Kemendes Sediakan Beasiswa Kuliah Untuk Pengurus BUMDes

Bumdes.id – Berikut merupakan informasi terkait Kemendes sediakan beasiswa kuliah untuk pengurus BUMDes melalui program RPL. 

Rendahnya angka partisipasi kasar (APK) pendidikan di tingkat pedesaan selalu menjadi masalah utama penyebab desa kurang maju. 

Mayoritas masyarakat di desa hanya menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas, hanya hitungan jari yang melanjutkan ke jenjang diploma maupun sarjana. 

Baca Juga: Pentingnya Rencana Keuangan Bagi BUM Desa

Sisanya generasi yang lebih tua bahkan hanya mempunyai ijazah sekolah dasar atau sekolah rakyat pada masa dahulu. 

Faktor utama rendahnya angka partisipasi kasar (APK) pendidikan ini biasanya didukung banyak hal:
  • Pertama, pendapatan penduduk desa yang rendah dan hanya bergantung kepada hasil tani atau hasil laut menyebabkan masalah perut lebih utama ketimbang melakukan investasi pada pendidikan. 
  • Kedua, bekerja dipandang lebih menjadi skala prioritas dibandingkan bersekolah. Masyarakat memandang jika ada anggota keluarga yang bekerja akan membantu meringankan beban ekonomi keluarga dibandingkan jika bersekolah hanya akan mengeluarkan banyak uang.
  • Ketiga, sistem ekonomi desa hanya bertumpu pada ekonomi tradisional lama. Dimana penduduk desa bergantung kepada sistem pertanian, peternakan dan perikanan yang membutuhkan waktu lama untuk balik modal. 

Sementara ketika balik modal, modalnya kembali kepada rentenir atau pemberi kredit. Sehingga tidak ada sisa alokasi dana untuk investasi di sektor pendidikan. 

Keempat, tingginya angka urbanisasi. Desa-desa masih mengalami angka urbanisasi yang cukup tinggi, karena desa belum bisa menyediakan lapangan kerja yang luas maka penduduk desa berpindah ke kota untuk bekerja dibandingkan dengan bersekolah.

Persoalan-persoalan seperti ini sejatinya telah banyak mendapat perhatian dari pemerintah. 

Pemerintah dari pusat hingga daerah (provinsi dan kabupaten) telah menggelontorkan banyak dana untuk memberikan subsidi sektor pendidikan. 

Sehingga harapannya masyarakat desa dapat mengakses sekolah-sekolah negeri dengan harga terjangkau.

Pemerintah juga menyediakan beasiswa bagi pendidikan sekolah menengah kejuruan (vokasional) dengan harapan masyarakat yang mengenyam pendidikan SMK bisa langsung bekerja. Sementara disisi lain beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi juga diperluas.

Pemerintah juga bekerjasama dengan kampus-kampus swasta dan negeri untuk memberikan akses bagi perangkat desa dan pengurus BUMDes untuk bersekolah di jenjang diploma dan sarjana. 

Beberapa desa misalnya seperti Desa Sambisari di Sleman telah bekerjasama dengan sekolah tinggi ekonomi dan bisnis di Kota Yogyakarta. 

Kerjasama ini meliputi kesempatan bagi perangkat desa, pengurus BUMDes dan masyarakat desa untuk bersekolah setingkat sarjana pada jurusan-jurusan tertentu seperti manajemen, manajemen pemerintahan desa, akuntansi dan studi pembangunan. 

Terbaru Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui Kemendes PDTT membuka kesempatan beasiswa bagi pengurus BUMDes untuk mendapat gelar sarjana di kampus-kampus terbaik di negeri ini. 

Beasiswa ini menggunakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bekerjasama dengan pemerintah daerah.

Bagaimana skema beasiswa RPL? 
  1. Skema RPL adalah skema yang memberi kebebasan pengurus BUMDes untuk bisa bekerja sambil belajar. Ini artinya pengurus BUMDes tidak perlu meninggalkan pekerjaannya, tetapi bisa sekaligus kuliah. Jadi jika ada direktur BUMDes ingin berkuliah di jurusan ekonomi, nantinya bisa menggunakan skema RPL. 
  2. Bagaimana skema RPL bekerja? Jadi masa kerja seorang pengurus BUMDes akan diakui dan disetarakan sebagai sistem kredit semester (sks) perkuliahan. Sehingga pengurus BUMDes yang berkuliah tidak harus mengambil semua mata kuliah, cukup beberapa mata kuliah saja dan bisa tetap bekerja. 
  3. Selanjutnya skema RPL ini akan mengubah (konversi) masa kerja pengurus BUMDes menjadi sistem kredit semester (sks) yang akan masuk ke dalam penilaian di kampus. 
  4. Kemendes sebagai lembaga pemerintah yang akan menyediakan beasiswa untuk pembayaran uang perkuliahan. Skema ini sedang dirampungkan oleh kemendes dengan mengirim surat-surat dinas kepada pemerintah kabupaten untuk menyiapkan anggaran beasiswa bagi pengurus BUMDes. Jadi, pengelola BUMDes tidak perlu lagi khawatir dan minder, semua bisa berkuliah dan memperoleh gelar sarjana. 

Melalui surat bernomor B-342/KPG.02.01/II/2022 tertanggal 9 Februari 2022, Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar meminta pemerintah kabupaten dan provinsi mendukung pelaksanaan beasiswa RPL bagi pengurus BUMDes, perangkat desa dan pemerintahan desa.

Baca Juga: Apa itu Program RPL Kemendes Bagi Pengurus BUMDes?

Pemerintah akan menyediakan dana untuk pembayaran uang kuliah tunggal (UKT), biasanya disebut dengan uang spp atau uang gedung, kemudian ditambah uang biaya hidup dan uang untuk tugas akhir. 

Harapannya pengurus BUMDes yang melanjutkan sekolah bisa fokus dan terus bekerja tanpa mengkhawatirkan masalah pendanaan perkuliahan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *