Kunjungan Pendampingan BUMDes Selamanik Sejahtera Sehat, Desa Selamanik

Kunjungan Pendampingan BUMDes Selamanik Sejahtera Sehat Desa Selamanik
Kunjungan Pendampingan BUMDes Selamanik Sejahtera Sehat Desa Selamanik
Proses Kunjungan Pendampingan BUMDes Sehat Desa Selamanik Hebat

Bumdes.id – Tim Bumdes.id melakukan pendampingan ke BUMDes Selamanik Sejahtera Sehat, Desa Selamanik pada tanggal 8 sampai 9 Maret 2022.

Pada Hari pertama, Tim Bumdes.id melakukan agenda yaitu pemetaan bentang untuk melihat potensi apa saja yang mampu dikembangkan oleh Bumdes kedepannya baik secara sosial dan juga ekonomi. 

Pemetaan bentang sendiri dilakukan oleh Aditya Candra sebagai konsultan Bumdes.id, Asep Saefullah sebagai Pemerintah desa, Andri perwakilan PLT Direktur Bumdes, Dinda Sekretaris Bumdes dan Haris sebagai Ketua RT 08.

Baca Juga: Bumdes.id Lakukan Pendampingan BUM Desa Usaha Sejahtera Desa Pejengkolan

Berdasarkan pemetaan bentang dari segi sosial ternyata di Desa Selamanik sebagai desa wisata kampung KB banyak dari masyarakat yang terkena Bank kredit harian yang memiliki bunga besar. 

Sedangkan dari pihak ulama sendiri disini ingin Bank kredit harian dihapuskan karena tidak sesuai dengan syariat islam karena warga Desa Selamanik sendiri masih kental budaya dan agamanya.

Pembicaraan bersama dengan masyarakat bahwa menginginkan adanya pendirian unit simpan pinjam di bumdes yang nantinya mampu menutup bank kredit tersebut sehingga dapat mensejahterakan masyarakat. 

Sedangkan rencana dari pemdes nanti semua bank kredit atau bank harian ditiadakan dan semua masyarakat yang ingin meminjam pendanaan bisa lewat bumdes dan diteruskan ke “Bank BRI”.

Desa Selamanik juga memiliki PKK yang aktif dalam kegiatan UMKM dan direncanakan akan dibangun cafe khusus untuk ibu PKK dan juga UMKM.

Selain itu pengolahan pertanian dan peternakan mampu dikelola oleh UMKM setempat dan di jual ke pihak luar. akan tetapi masih butuh pendampingan lanjutan.

Saat ini, BUMDes Selamanik Sejahtera Sehat, memiliki 4 unit usaha yang masih berjalan, yaitu Unit Persewaan Mobil Bus, Unit Saprodi, Unit PPOB, dan Unit Pakan Ternak.

Harapannya dari pemerintah desa atau pihak BRI yang mampu bekerjasama dengan Bumdes ingin membentuk suatu permodalan yang mampu menutup semua bank harian.

Kedua dari pemetaan bentang dan potensi desa ada terdapat untuk pengelolaan energi keterbaharuan yaitu biogas yang dimana saat ini di desa belum ada pengelolaan biogas.

Banyak hewan ternak yang mampu dimanfaatkan oleh bumdes yang nantinya akan dibuatkan biogas dan sisanya dari biogas mampu dibuat pupuk Organik.

Untuk Pemdesnya sendiri masih dalam proses belajar bagaimana pembuatan biogas selain dari bahan kotoran sapi dan juga kambing.

Ketiga, Di desa terdapat tanah kas desa dengan luas tanah kurang lebih 13 Ha yang sementara ini masih belum mampu dikelola baik oleh BUMdes. 

Dimana pada pengelolaan tanah kas desa seluas 13 HA ini hanya ditanami oleh tanaman porang total 1/2 Ha, kemudian pepaya california 3Ha, kebun kacang dan juga timun 1 Ha.

Tim Bumdes.id sangat menyayangkan apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, Padahal apabila dikelola dari luas tanah seluas 13 HA ini mampu menghasilkan penghasilan di atas 500 Jt dengan sebagai proyeksi pendapatan bersih yang nantinya mampu memberikan PADes yang besar. 

Kemudian dari pengelolaan perkebunan ini mampu di buatkan wisata edukasi agrowisata dan juga ada rencana untuk pengembangan pada domba yang nantinya mampu menghasilkan wisata peternakan domba dan bahkan menjadi supply domba dari Ciamis.

Baca Juga: Pentingnya Rencana Keuangan Bagi BUM Desa

Ke empat yaitu pengelolaan perikanan yang hampir setiap warga memiliki kolam ikan di setiap pekarangan rumah dan apabila dari warga yang memiliki kemampuan pengelolaan perikanan nila, mujair, lele dengan baik. 

Dirasa kedepannya mampu menjadi penyuplai ikan terbesar di Jawa Barat dengan didukung oleh perairan yang baik dan bersih bahkan tidak pernah kemarau harapannya.

– Butuh pendampingan pengelolaan perikanan

– Butuh pendampingan pengelolaan UMKM, Pertanian dan Peternakan

– Semua pihak yang terlibat mampu mendukung dalam suntikan modal baik Bio Gas, pertanian, UMKM, Peternakan dan perikanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *