Bumdes.id Adakan Pendampingan Offline Pertama Desa Sanggrahan Canangkan Ekowisata Edukasi (Part 1)

Pendampingan Offline Pertama Desa Sanggrahan

Bumdes.id – Tim Bumdes.id yang diwakili oleh Khatami Angga Kusumah melakukan kunjungan ke BUM Desa Umbara Sanggrahan pada Kamis 24 Februari 2022. 

BUM Desa Umbara Sanggrahan diwakili oleh Wahyu Afie selaku Sekretaris BUM Desa, Anggota BPD, Kades dan Perangkat Desa lainnya.

Dalam pendampingan tersebut Tim Bumdes.id membahas tentang draft Perdes, AD/ART yang telah disesuaikan dengan PP No. 11 dan Permendesa No. 3 Tahun 2021. 

Seperti diketahui bahwa di Desa Sanggrahan peraturan yang lama masih mengacu kepada Permendesa No. 4 Tahun 2015 sehingga belum sesuai dengan peraturan yang baru. 

Maka di bulan Maret ini Tim Bumdes.id akan fokus dalam penyusunan Perdes, AD/ART serta RKAP BUM Desa Umbara Sanggrahan. 

Baca juga: Apa itu BUMDes Bersama?

Setelah pembahasan tersebut telah disepakati tanggal 2 Maret 2021 pukul 19.00 akan dilaksanakan pembahasan Perdes, AD/ART di Balai Desa Sanggrahan.

Selain itu Tim Bumdes.id telah melakukan pemetaan bentang yaitu survey ke beberapa tempat di Desa Sanggrahan. 

Potensi di Desa Sanggrahan ini memang yang paling besar adalah dari mata air. Di Desa Sanggrahan juga sudah dibentuk Unit PAMSIMAS yang sudah berdiri sejak lama dan sudah dikelola oleh kelompok masyarakat. 

Kemudian di Desa Sanggrahan ini memiliki aset berupa pendopo yang nantinya akan digunakan untuk pertemuan-pertemuan lembaga desa seperti RT, RW dsb. 

Selain itu, di wilayah pendopo tersebut terdapat mata air yang cukup jernih, yang ketika kemarau tidak mengurang debit airnya sehingga sangat cocok untuk dijadikan wisata atau tempat irigasi untuk para petani disana. 

Kemudian yang cukup menarik di wilayah tersebut adalah sebagian besar perikanan disana milik warga. 

Baca juga: Cerita Pendampingan BUM Desa Sumber Mulyo Desa Sumberejo Kulon Pemenang Desa Brilian Batch 3

Jika dikelola dengan baik, mimpi dari pengelola BUM Desa Umbara Sanggrahan ingin membangun ekowisata kampung ikan. 

Jadi, semua akan diperbaiki/renovasi dan akan dibuat seperti gazebo, permainan anak, dan akan dipercantik nantinya untuk wilayah kolam-kolam ikannya sehingga nanti menarik pengunjung atau wisatawan kesana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *