Bagaimana Mengawali Pendampingan Revitalisasi BUMDes?

Pelatihan BUMDes
pelatihan bumdes
pelatihan bumdes 2022

Bumdes.id – Revitalisasi BUMDes pada masa pandemi harus bertumpu pada data dari kementerian dan juga pemerintah. Data ini akan memudahkan kita memetakan masalah yang ditemukan dari atas dan kemudian melakukan perbaikan di tingkat desa dan BUMDes.

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas kabinet menyinggung banyaknya BUMDes mangkrak, sehingga perlu menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Kepala negara menyampaikan bahwa dari 2.188 BUMDes di Indonesia. Hanya sedikit yang berkontribusi pada pendapatan ekonomi desa, sisanya sekitar 1.670 BUMDes beroperasi tapi tidak memberikan kontribusi pada ekonomi desa. Dengan kata lain, BUMDes tersebut dapat dikatakan mangkrak.

Baca Juga: Pelatihan BUM Desa [ Badan Usaha Milik Desa ] 2022

BUMDes adalah penggerak ekonomi yang diharapkan dapat membuka seluas-luasnya lapangan kerja. Sehingga ketika BUMDes mengalami mati suri, mangkrak atau tidak berkontribusi kepada desa. Maka perlu dilakukan revitalisasi. 

Bagaimana mengawali proses revitalisasi BUMDes?  

Rudy Suryanto dalam Pelatihan BUMDes 2022 menjelaskan bahwa arahan Presiden Joko Widodo dapat dimaknai menjadi dua hal besar revitalisasi badan usaha milik desa:

  1. Revitalisasi usaha BUMDes. Revitalisasi ini meliputi perbaikan di sektor unggulan desa yang perlu dilakukan integrasi dengan pasokan mata rantai daerah hingga nasional. Kemudian dilanjutkan dengan proses scaling up atau peningkatan kapasitas BUMDes untuk siap bergabung dalam mata rantai (supply chain) yang lebih besar.
  2. Revitalisasi Tata Kelola BUMDes. Revitalisasi ini meliputi perbaikan struktur organisasi dan tata kerja pengurus serta program kelembagaan BUMDes. Perbaikan ini dapat diawali dengan penyelenggaraan Musdes dan Perdes sesuai PP 11 Tahun 2021, kemudian mendaftarkan BUMDes menjadi badan hukum serta mengelola operasional BUMDes secara transparan dan akuntabel.

Dua konsep revitalisasi BUMDes ini dapat diawali untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Karena ketika BUMDes terkelola dengan baik, maka potensi peningkatan usaha dan potensi-potensi positif lainnya di desa dapat dibangun dan terus didorong. 

Konsep awal revitalisasi ini juga menjadi bagian membangkitkan BUMDes mangkrak karena pandemi. Data dari Kementerian Desa PDTT lebih dari 35% BUMDes terdampak pandemi covid-19 sehingga memerlukan proses revitalisasi.

Baca Juga: Bito Wikantosa, Staf Ahli Kemendes Bicara BUMDes Merancang Ketahanan Pangan

Bumdes.id sendiri melatih pengurus-pengurus BUMDes untuk melakukan proses revitalisasi BUMDes dalam sebuah training of trainers (ToT) Pelatihan Pendamping BUMDes yang digelar setiap akhir bulan. Bagi yang berminat dapat menghubungi Bumdes.id di: 0857-7290-0800.

Note: (Diolah dari Materi Rudy Suryanto, TOT Pendamping BUMDes Angkatan 28). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *