PJJO Project Officer BUMDes SurfAid Nusatani: FGD Review Model Bisnis

PJJO Project Officer BUMDes SurfAid Nusatani: FGD Review Model Bisnis
PJJO Project Officer BUMDes SurfAid Nusatani: FGD Review Model Bisnis
PJJO Project Officer BUMDes SurfAid Nusatani: FGD Review Model Bisnis

Bumdes.id – Tim konsultan Bumdes.id melakukan PJJO project officer BUMDes untuk klien surfaid nusatani pada 7 Maret 2022 kemarin.

Pendampingan ini diikuti langsung oleh pendamping BUMDes yakni Yohanes Payong Gata dan Ibu Nisfu Saaban. 

Materi berkaitan dengan FGD review Model bisnis yang disampaikan langsung oleh konsultan Bumdes.id yakni Adelia Sulistyani S,Ak. 

Baca juga: Pendampingan Desa Brilian Batch 3 BUM Desa Sumber Mulyo

Acara PJJO dilakukan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir.  

PJJO Project Officer BUMDes SurfAid Nusatani: FGD Review Model Bisnis yang dilaksanakan pada 07 Maret 2022 merupakan pertemuan ke 4.

Pendampingan jarak jauh secara online project officer BUMDes SurfAid Nusatani dengan materi berupa Focus Group Discussion Review Model Bisnis.

Peserta yang hadir yakni Yohanes Payong Gata dan Nisfu Saaban selaku pendamping BUM Desa di Kabupaten Sumba dan Kabupaten Bima. 

Diskusi diawali dengan membahas terkait dengan potensi yang ada di masing-masing desa dan rencana unit usaha yang akan dikembangkan selanjutnya. 

Diskusi berjalan secara aktif dua arah dengan memberikan saran serta masukan terkait dengan rencana unit yang akan dikembangkan maupun unit yang belum berjalan secara maksimal.  

Menurut pemaparan Pendamping BUM Desa Yohanes, 2 Bumdes yang didampingi yaitu Bumdes Mada Ole dan Bumdes Hawu Mo Ate berencana untuk mengembangkan unit jual beli beras dan unit peternakan telur setelah melihat potensi yang ada di masing-masing desa. 

Sedangkan, menurut pemaparan Nisfu dari 5 Bumdes yang didampingi baru 4 Bumdes yang saat ini sudah mulai berjalan dan difasilitasi untuk melakukan pendaftaran badan hukum. 

Desa Parado Wato berencana untuk mengembangkan unit pengelolaan potensi lokal berupa produk sambal jeruk, madu dan kemiri. 

Desa Parado Wane berencana untuk mengembangkan unit BRILink dan unit fotocopy dan penjualan ATK. 

Selanjutnya, untuk Desa Lere berencana untuk mengembangkan potensi wisata laut Lere dengan potensi alam yang menakjubkan. 

Desa Kuta berencana mengembangkan unit sewa menyewa kursi, saat ini unit tersebut sudah berjalan namun belum maksimal dalam manajemen pengelolaannya. Terakhir, Desa Kanca akan mengembangkan unit pengolahan produk kemiri.  

Baca juga: Formula Ampuh Revitalisasi Bumdes

Melalui FGD Review Model Bisnis ini selanjutnya dapat dijadikan masukan dan saran untuk diimplementasikan terkait dengan model bisnis dan rencana yang akan dikembangkan di masing-masing Bumdes.

Rencana selanjutnya yakni pendampingan lanjutan untuk update terkait dengan kendala yang ditemui di lapangan serta diskusi lanjut untuk memecah permasalahan.

Begitulah cerita pendampingan PJJO project officer Bumdes untuk klien surfaid nusatani pada 7 Maret 2022 kemarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *