Ambil Peluang Bisnis BUMDes Melalui Toko Tani!

https://diskapang.ntbprov.go.id/
https://diskapang.ntbprov.go.id/
Sumber foto: https://diskapang.ntbprov.go.id/

Bumdes.id – Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) sebagai agregator ekonomi desa memiliki peluang untuk membesarkan toko tani.

Seperti contohnya beberapa pemenang desa Brilian yang didampingi Bumdes.id berhasil mengembangkan toko tani di bidang pupuk, benih dan pestisida.

Peran BUMDes dalam membesarkan toko tani desa memiliki banyak manfaat. Selain membantu petani dan desa untuk mudah mendapat akses produk-produk pertanian, juga memperkuat struktur ekonomi desa.

Terutama dalam memerangi rentenir (lintah darat) serta memangkas jalur distribusi. Sehingga petani dapat memperoleh produk pertanian secara terjangkau. 

Baca Juga: Perhatikan 4 Fokus Utama Penggunaan Dana Desa di Tahun 2022 

Samsul Widodo, Staf Ahli bidang antar lembaga Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam keterangan tertulis kepada Bumdes.id menyampaikan kebutuhan input produk-produk agro masih sangat besar. 

BUMDes perlu masuk secara lebih luas ke dalam sektor-sektor produk agro terutama mengembangkan toko tani desa. 

Menurut Samsul Widodo untuk kebutuhan produk-produk agro sekelas Provinsi Jawa Timur saja mencapai angka 36 triliun, sementara khusus untuk satu kabupaten seperti Ponorogo mencapai angka 700 miliar. 

Jika BUMDes mampu mengambil market share produk-produk agro melalui toko tani sebesar 10 persen saja, maka terdapat peluang 70 miliar. 

Itu belum termasuk pembukaan lapangan pekerjaan dan menyerap penduduk desa menjadi pekerja.

Kebutuhan-kebutuhan dasar petani dalam penyediaan pengolahan pertanian ini perlu mendapat perhatian yang serius dari pengurus BUMDes. 

Kebutuhan pupuk, benih, air, obat-obatan dan pestisida pertanian dapat diintervensi langsung oleh BUMDes. 

Sehingga petani dapat menjangkau akses kebutuhan dasar secara murah dan terhindar dari pinjaman kredit rentenir.

Samsul juga menyinggung adanya platform aplikasi penyedia kebutuhan mata rantai pasok pertanian yaitu NADI.

Aplikasi ini memiliki tiga sasaran utama penyediaan bahan bahan pertanian secara online melalui NADI E-commerce, memberikan bantuan kepada petani dalam penyediaan pupuk dan benih dengan diberikan dimuka dan dibayar kemudian melalui NADI TEMPO.

Aplikasi-aplikasi pertanian ini dapat dikembangkan dan diakses BUMDes untuk mempercepat digitalisasi dan membuka peluang bisnis baru.

Serta melengkapi aplikasi serupa yang pernah diluncurkan Bumdes.id yaitu BUMDes Go untuk e-commerce BUMDes se-Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *