Apa Saja yang Harus Ada dalam Laporan Keuangan BUM Desa?

Apa Saja yang Harus Ada dalam Laporan Keuangan BUM Desa?
Apa Saja yang Harus Ada dalam Laporan Keuangan BUM Desa?
Apa Saja yang Harus Ada dalam Laporan Keuangan BUM Desa?

Bumdes.id – Laporan keuangan BUM Desa adalah laporan keuangan yang seperti pada umumnya yaitu pencatatan informasi keuangan.

Laporan keuangan BUM Desa biasanya berisi:

  • Pendapatan, 
  • Biaya, 
  • Aset, 
  • Hutang, 
  • Modal dalam satu tahun atau periode.

Khusus BUM Desa akan ada laporan keuangan yang berisi anggaran dan realisasi dalam satu periode apakah realisasinya sesuai dengan yang dianggarkan untuk menilai kinerja BUM Desa. 

Laporan keuangan tersebut berguna untuk pelaporan keuangan pada akhir tahun yang akan di Musyawarah Desa pada tiap tahunnya atau semesteran.

Materi Lengkap Terkait BUM Desa Bisa Didownload Disini! 

Selain itu laporan juga akan dijadikan salah satu acuan dalam menilai dan menggambarkan kondisi finansial pada BUM Desa dan mengawasi perkembangan unit usaha BUM Desa. 

Dengan mengetahui kondisi finansial BUM Desa bisa digunakan dalam melakukan evaluasi kinerja keuangan tahunan. 

Kemudian, BUM Desa dapat melakukan perubahan strategi di tahun berikutnya jika dirasa realisasinya kurang dan pencegahan yang tepat jika kondisi keuangan mengalami masalah atau kendala. 

Laporan keuangan BUM Desa terdiri dari :

  1. Laporan Realisasi Anggaran : laporan keuangan yang berisi informasi terkait anggaran pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang nanti akan dibandingkan dengan realisasinya selama satu periode. 
  2. Laporan Posisi Keuangan (Neraca) : laporan keuangan yang akan menunjukkan aset, hutang, dan modal yang dimiliki oleh BUM Desa dalam satu periode atau tahun secara lengkap dan rinci.
  3. Laporan Laba Rugi : laporan keuangan yang berisi informasi terkait pendapatan dan beban yang yang dihasilkan dan dikeluarkan dalam satu periode atau tahun yang berfungsi dalam menilai kinerja keuangan perusahaan apakah BUM Desa mengalami keuntungan atau justru kerugian.
  4. Laporan Perubahan Ekuitas : laporan keuangan yang dapat menilai dan melihat peningkatan atau penurunan modal yang berisi aktiva bersih selama satu periode dan mengetahui nominal yang sudah diterima BUM Desa modal dari Desa di laporan perubahan ekuitas.
  5. Laporan Arus Kas : laporan keuangan yang berisi informasi terkait penggunaan kas yang masuk dan keluar selama satu tahun atau periode sehingga dapat memprediksi arus kas pada periode yang akan datang.
  6. Akun-akun (elemen) di laporan keuangan berisi: Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) : Bagian dari laporan keuangan yang tidak wajib dibuat oleh BUM Desa tetapi CALK ini bertujuan dalam memberikan penjelasan secara lengkap dan rinci serta jika ada catatan khusus di laporan keuangan akan bisa dilihat di CALK. 

Kemudian, sebagaimana pada umumnya akun-akun (elemen) di dalam laporan keuangan sebagai berikut:

  1. Aset adalah barang dan hak milik perusahaan (BUMDes) dan sumber ekonomi lainnya. Aset BUMDes dapat dibedakan menjadi aset tetap, aset lancar dan aset tidak berwujud
  2. Hutang adalah kewajiban yang harus dibayar pada masa yang akan datang sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dengan pihak penghutang. Hutang dibagi menjadi hutang jangka panjang dan jangka pendek.
  3. Pendapatan adalah peningkatan aset atau aktiva perusahaan sebagai hasil dari transaksi yang menguntungkan atau bisa berupa hasil dari penjualan produk atau jasa.
  4. Biaya adalah harta yang digunakan oleh BUMDes yang menghasilkan pendapatan dalam suatu periode tertentu dan telah habis terpakai. Setidaknya ada tiga jenis biaya yang biasanya menjadi acuan yakni harga pokok penjualan, biaya operasional dan biaya lain-lain.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *