Pentingnya Pelatihan Pengurus BUM Desa Rintisan

Bumdes.id – Berikut merupakan alasan pentingnya melakukan pelatihan untuk pengurus BUM Desa Rintisan. 

Revitalisasi dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu revitalisasi tata kelola dan kelembagaan, kemudian diikuti dengan revitalisasi usaha. 

Revitalisasi dibutuhkan BUM Desa agar dapat beroperasi dan bertumbuh menjadi BUM Desa rintisan. 

Materi Lengkap Terkait BUM Desa Bisa Didownload Disini! 

Apabila BUM Desa tidak bisa memberikan manfaat secara ekonomi kepada desa maka perlu penataan ulang dan perbaikan.

Hal ini bertujuan agar naik kelas menjadi BUM Desa rintisan.

Ciru-ciri kategori BUM Desa rintisan sebagai berikut:
  • Telah memiliki badan usaha,
  • Sudah terbentuk dan terkelola melalui prosedur musyawarah desa,
  • Tapi belum memiliki proyeksi rencana strategis pemetaan potensi dan usaha desa. 

Itulah mengapa pengurus BUM Desa yang baru berdiri (atau dapat dikatakan rintisan) memerlukan pelatihan bumdes untuk menunjang tumbuh kembang organisasi BUM Desa.

Bumdes.id rutin melakukan pelatihan Bumdes, atau biasa disebut dengan training of trainers (ToT) pendamping BUMDes sebulan sekali yang diadakan setiap akhir bulan. 

Pada pelatihan ini pengurus BUM Desa akan mendapat beberapa materi penting untuk mengubah BUM Desa mangkrak menjadi rintisan. 

Bahkan menyiapkan BUM Desa rintisan untuk bertumbuh menjadi maju. 

Baca Juga: Perubahan Pengertian BUM Desa dari UU Desa ke UU Cipta Kerja
Apa saja materi yang diberikan dalam training of trainer (TOT) yang diadakan oleh Bumdes.id?
  1. Materi filosofi dan tata kelola BUM Desa sesuai dengan peraturan hukum terbaru yaitu Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2021. Peraturan ini secara lebih khusus mengatur proses pendirian BUM Desa hingga aturan-aturan teknis terkait di dalamnya. Filosofi BUM Desa diberikan langsung Founder Bumdes.id, Rudy Suryanto bertujuan memberikan pemahaman terbaru pengurus BUM Desa terhadap regulasi pemerintah mengenai BUM Desa.
  2. Sedangkan materi pemetaan bentang alam, potensi desa dan potensi usaha. Materi ini diberikan agar pengurus BUM Desa dapat mengembangkan unit usaha baru bagi desa melalui tangan BUM Desa. Pemetaan potensi sangat penting dipahami agar pengurus BUM Desa bergerak aktif mencari, belajar dari desa lain atau mengadaptasi sumber-sumber potensi dari desa lain yang telah sukses dikelola.
  3. Materi penyusunan SOP Kelembagaan dan Penyusunan Laporan Keuangan. Materi ini diberikan agar pengurus BUM Desa rintisan bisa memahami prosedur penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan terbaru. Peserta juga akan diberikan kertas kerja untuk praktek dan mencoba sistem aplikasi akuntansi BUMDes (SAAB) milik Bumdes.id
  4. Peserta BUM Desa rintisan akan diajak studi banding/studi lapangan ke BUM Desa yang telah sukses di daerah Yogyakarta. Studi lapangan ini bertujuan memberikan wawasan, motivasi serta contoh BUM Desa-BUM Desa dengan kategori maju, berkembang dan berkelanjutan. 

Para pengurus BUM Desa rintisan dapat mendaftar training of trainer (TOT) BUM Desa yang diadakan Bumdes.id bisa langsung melakukan login di website. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *