Memahami Arti Revitalisasi BUMDes

Memahami Arti Revitalisasi BUMDes
Memahami Arti Revitalisasi BUMDes
Memahami Arti Revitalisasi BUMDes

Bumdes.id – Pemahaman terkait dengan revitalisasi BUMDes adalah sebuah langkah agar Bumdes bisa menjadi lebih produktif lagi.

Di Indonesia masih terdapat banyak Bumdes yang masih belum bisa produktif dan optimal sehingga tidak bisa memberikan manfaat bagi desa.

Selain itu juga hal tersebut memberikan indikasi Bumdes belum dikelola dengan baik.

Apabila melihat instruksi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Badan usaha milik desa atau Bumdes memiliki peran signifikan dalam mengembangkan perekonomian desa.

sehingga langkah-langkah revitalisasi untuk menyehatkan BUMDes perlu dipikirkan dan segera dilaksanakan.

Untuk memahami proses dan tahapan peran BUMDes dalam mengembangkan ekonomi desa, maka instruksi presiden kemudian menerjemahkan pentingnya revitalisasi BUMDes.

Revitalisasi Bumdes artinya adalah BUMDes yang sakit perlu diobati, atau ditata ulang. Kata “revitalisasi” merupakan proses memperbaharui kembali.

Kata ini berasal dari kata dasar “vital” yang artinya “penting” dan awalan “re” dan akhiran “isasi”.

Awalan dan akhiran ini menandakan bahwa “isasi” merupakan proses untuk mengembalikan “re” peran penting BUMDes (vital).

Merujuk pada instruksi presiden, maka revitalisasi Bumdes artinya memperbaiki kembali BUMDes-BUMDes yang belum produktif dan optimal agar memiliki peran vital bagi pertumbuhan ekonomi desa.

Bagaimana langkah-langkah revitalisasi BUMDes?

Langkah revitalisasi Bumdes dapat dimulai dari tata kelola kelembagaan dan kemudian memperbaiki tata kelola usaha dengan menyambungkan BUMDes ke rantai pasokan nasional.

Founder Bumdes.id, Rudy Suryanto memberi gambaran langkah-langkah revitalisasi BUMDes secara sederhana sebagai berikut ini:

  1. Revitalisasi tata kelola kelembagaan. Arti revitalisasi BUMDes pada tata kelola kelembagaan merujuk pada aturan baru yaitu Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2021. Pada pelatihan BUMDes yang digelar Bumdes.id, Rudy Suryanto menekankan pentingnya memahami BUMDes sesuai dengan PP 11 Tahun 2021, mulai dari filosofi, tata kelola hingga proses penyusunan laporan keuangan.
  2. Revitalisasi usaha. Arti revitalisasi BUMDes pada usaha juga merujuk pada aturan baru yaitu PP 11 Tahun 2021. Revitalisasi bumdes artinya pada sektor usaha perlu dibenahi mulai dari pemetaan bentang alam, pemetaan usaha, serta prosedur penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan PP 11 Tahun 2021. Di dalamnya dalam langkah-langkah revitalisasi juga menyinggung mengenai digitalisasi BUMDes. Sehingga dalam pelatihan BUMDes yang digelar Bumdes.id, para peserta selalu dikenalkan dengan sistem aplikasi akuntansi BUMDes (SAAB).

Dua langkah-langkah revitalisasi BUMDes ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki Bumdes.

Menjadikan BUMDes memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perekonomian desa, serta mengangkat kesejahteraan masyarakat desa.

salah satu fokus utama arti revitalisasi BUMDes dalam arahan presiden adalah perlunya BUMDes membuka mata rantai pasokan nasional.

Apa pentingnya membuka mata rantai pasokan nasional bagi revitalisasi BUMDes? Pembukaan ini akan memudahkan BUMDes dalam membuka akses bahan baku.

Pelatihan BUM Desa [ Badan Usaha Milik Desa ] 2022

Misalnya saat membutuhkan bahan baku untuk mengolah sektor-sektor unggulan desa.

Kemudian pembukaan ini juga akan memudahkan BUMDes membuka pasar konsumen untuk penjualan produksinya.

Jadi, barang-barang hasil produksi bisa dibeli oleh masyarakat dari luar desa maupun luar negara.

Begitulah langkah yang bisa diambil untuk melakukan revitalisasi Bumdes agar bisa membuat Bumdes menjadi lebih produktif dan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *