Cara Merevitalisasi BUMDes

Cara Merevitalisasi BUMDes
Cara Merevitalisasi BUMDes
Cara Merevitalisasi BUMDes

Bumdes.id – Berikut cara yang bisa dilakukan untuk merevitalisasi Bumdes.

Berdasarkan peraturan terbaru yang dikeluarkan oleh Kemendes. 

Cara merevitalisasi BUMDes bertumpu pada revitalisasi keuangan dan unit usaha.

Bumdes Sebagai badan usaha yang memiliki kewenangan dan kedudukan khusus.

Memiliki tujuan jangka panjang dalam mensukseskan agenda kesejahteraan desa. 

Yaitu memastikan sektor ekonomi, sosial dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Inilah yang menjadi penekanan mengapa revitalisasi BUMDes sangat penting dalam mendudukkan kembali peran BUMDes.

Revitalisasi BUMDes bertumpu pada dua hal penting sebagai berikut:

  • Pertama yakni pengelolaan tata kelola 
  • dan Kedua yakni kelembagaan agar sesuai dengan peraturan pemerintah. 

Kemudian pengelolaan keuangan dan unit usaha sebagai satu-satunya jalan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Mengapa tata kelola kelembagaan penting dalam memperkuat revitalisasi BUMDes?

Coba anda bayangkan jika sebuah organisasi tidak memiliki pola pengelolaan yang jelas.

Semrawut, tidak paham legalitas dan bahkan filosofisnya berdiri sebuah organisasi. 

Baca Juga: Pelatihan BUM Desa [ Badan Usaha Milik Desa ] 2022

Setiap organisasi pasti mengenal anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sebagai landasan,

Otak atau kerangka kerja sebuah badan usaha milik desa.

Revitalisasi BUMDes yang bertumpu pada pengelolaan kelembagaan berfokus pada penguatan legalitas hukum.

Penguatan pemahaman filosofis dan tentunya penguatan wawasan pengurus BUMDes agar benar-benar paham karakter organisasi BUMDes. 

Sekali lagi, BUMDes merupakan badan hukum khusus yang memiliki karakter tersendiri dibandingkan dengan badan hukum lainnya.

Founder Bumdes.id, Rudy Suryanto menyampaikan pesan bahwa kekhususan ini jangan dimaknai bahwa BUMDes menjadi mirip BUMN atau BUMD. 

Melainkan memiliki sistem kekhususan yang berbeda.

BUMDes bukanlah BUMN yang berbentuk saham dimiliki Kementerian BUMN atau BUMD yang pengelolaan sahamnya dikelola oleh Pemerintah Daerah.

Menurut Rudy Suryanto, BUMDes sesuai dengan amanat peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2021.

Bahwa BUMDes adalah badan usaha yang sebagian modalnya hasil dari penyertaan modal desa

Yang sudah dipisahkan serta sebagian lagi merupakan penyertaan modal dari masyarakat desa.

Sudah terlihat kan apa itu perbedaan BUMDes sebagai badan hukum khusus? 

Jadi untuk apa? BUMDes akhirnya hanya menjadi stempel dan berakhir menjadi papan nama di balai desa saja.

Padahal cara merevitalisasi BUMDes sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo adalah berfokus pada peningkatan usaha. 

Didalamnya presiden menyinggung mengenai penataan keuangan, peningkatan rantai pasok,

Peningkatan usaha hingga kerjasama dengan sektor industri untuk meningkatkan baku mutu produk-produk unggulan desa. 

Cara merevitalisasi BUMDes dapat dimulai dengan melatih pengurus BUMDes memahami mengenai revitalisasi tata kelola kelembagaan. 

Kemudian diberikan pelatihan lanjutan mengenai pemetaan potensi usaha, penataan keuangan hingga penyusunan laporan keuangan. 

Akhirnya bila tahapan ini dapat dipenuhi, maka BUMDes dinyatakan telah berhasil melakukan revitalisasi.

Berminat megikuti pelatihan Bumdes bisa menghubungi kontak 0857-7290-08000878-0590-0800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *