MEDCO E&P Mengandeng Bumdes.id dalam Pengembangan Kemandirian Desa Melalui BUMDES

Medco E&P yang tergabung dalam SKK Migas memiliki misi mengembangkan desa binaan di Wilayah Kerja Bangkanai mencapai kemandirian desa melalui bumdes. Medco E&P yang merupakan perusahaan Migas yang memiliki beberapa wilayah operasi di Indonesia. Khusus di wilayah kerja Bangkanai menjadi salah satu pilot projek dalam pengembangan kemandirian desa melalui bumdes. Wilayah kerja bangkanai yang meliputi 5 Desa binaan diantaranya Desa Karendan, Desa Haragandang,  Desa Luwe Hulu, Desa Muara Pari dan Desa Rahaden.

Dalam mewujudkan kemandirian desa, Medco E&P mulai dari peningkatan kapasitas SDM pengurus Bumdes. Dalam pelaksanaan program tersebut Medco E&P mengandeng Bumdes.id sebagai mitra penyelengara. Bumdes.id dan Medco E&P menyelengarakan pelatihan peningkatan kapasitas pengelola bumdes berlokasi di Surabaya. Bumdes.id merancang konsep pelatihan dan susunan rangakaian acara berdasarkan dengan kebutuhan dan keinginan dari Medco E&P dan Desa. Dengan harapan adanya peningkatan kapasitas SDM, Bumdes.id meracang kegiatan dengan dua hari inclass dan satu hari outing class atau study tiru. Peserta pelatihan terdiri dari 5 Desa yang berada di wilayah kerja blok Bangkanai, Medco East Java yang memiliki wilayah operasi di Madura dan Medco Tarakan.

Bumdes.id merangkai kegiatan di hari pertama dengan memberikan pemahaman terkait filosofi bumdes yang sesuai dengan PP 11 Tahun 2021 dilanjutkan dengan Succes Story dari salah satu Bumdes dampingan Bumdes.id. Dalam sesi hari pertama peserta pelatihan sangat antusias dengan paparan materi yang disampaikan narasumber Bumdes.id. Di hari kedua Bumdes.id memberikan materi pemetaan potensi desa dengan metode pemetaan bentang dilanjutkan dengan materi kelembagaan bumdes. Dalam materi pemetaan potensi desa dengan metode pemetaan bentang, Peserta pelatihan juga melakukan praktik memetakan potensi di desa masing-masing dengan kerta kerja yang disediakan oleh Bumdes.id. Peserta antusias dalam melakukan pemetaan potensi desa dilanjutkan dengan presentasi hasil pemetaan dari masing-masing desa. Pada sesi kelembagaan Bumdes, Peserta bersungguh-sungguh dalam memperhatikan bagaimana tata kelola bumdes yang diamanahkan PP 11 Tahun 2021. Bumdes.id juga menjelaskan bagaimana mekanisme pendaftaran Badan hukum Bumdes, mulai dari pengajuan nama Bumdes hingga pendaftaran badan hukum Bumdes.

Pada hari ketiga, Peserta pelatihan diarahkan melakukan study tiru di Bumdes Kerto Raharjo Desa Sanankerto, Malang, Jawa Timur. Dalam kegiatan study tiru, Kepala Desa Sanankerto menyampaikan perjalanan Desa Sanankerto dan Bumdes Kerto Raharjo. Peserta pelatihan juga mengunjungi unit-unit usaha yang dijalankan Bumdes Kerto Raharjo.

Rangkaian kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas pengelola Bumdes dirancang Bumdes.id sebagaimana memberikan pengetahuan, pelayanan dan pengaman bagi peserta pelatihan. Peserta pelatihan juga merasa puas dengan konsep pelatihan yang diberikan Bumdes.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *